Peserta Funbike GMP Terbatas, Kuota Disbudpar Sulsel Cuma 10

 

Peserta Funbike 2022 Geopark Maros-Pangkep.
Muhammad Jufri bersalaman dengan Ratu pada Press Conference Funbike 2022 Geopark Maros-Pangkep (06/07/22).

AMBAE.co.idMakassar. Saat ini sudah terpenuhi kurang lebih 200 peserta. Husain Muslimin selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan, meski terbatas, pihaknya membuka dua jalur pendaftaran.

Sementara beberapa mitra BP GNMP (Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep) terundang khusus untuk menjadi peserta Funbike 2022 Geopark Maros-Pangkep. Demikian halnya komunitas sepeda, khususnya yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Pangkep.

“Kalau untuk pendaftaran Prof, semua sudah terisi slotnya karena undangan itu dari mitranya Geopark saja, mulai dari semua BUMN, Pelindo, Angkasa Pura, Tonasa, dan seterusnya, itu sudah kita siapkan undangannya. Slot kita cuma 200, jadi kita bagi-bagi, termasuk dari komunitas, ada yang dapat maksimal 3 sampai 5 untuk satu komunitas,” terang Om Uceng, sapaan akrab Husain pada Rabu, 6 Juli 2022.

Disamping jalur undangan, juga membuka peluang pendaftaran secara mandiri bagi pecinta sepeda, untuk berpartisipasi. Registrasi dapat diakses daring via tautan http://bit.ly/funbikegeopark.

“Semua undangan akan kita siapkan bersifat gratis, yang undangan. (Untuk) yang umum tetap ada, karena faktanya selain peserta undangan, banyak juga peserta umum yang ingin terlibat.” kata Uceng di hadapan Awak Media.

Rabu siang itu, Om Uceng memaparkan teknis pelaksanaan event di tanggal 17 Juli mendatang. Dia mendampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel), Muhammad Jufri dalam perhelatan Konferensi Pers (Press Conference) di Gedung MULO, Kota Makassar.

Read:  Deciding on a Virtual Info Room Program

Turut hadir pula sejumlah pejabat lingkup Disbudpar Sulsel, diantaranya Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Teken yang mana didampingi para Sub Koordinator Seksi. Masing-masing Sub Koordinator Seksi Analisis dan Pengembangan Pasar, Hj Rusmini dan Sub Koordinator Seksi Pembinaan Event, Lan Sana.

Ditambah kehadiran Kepala Subbag Program, Abdul Wahid Syaam Tadjuddin, Kepala Subbag Umum, Kepegawaian, dan Hukum, M Agung, dan juga Irwan S. Dari pihak sponsor, hadir perwakilan dari Polygon, yakni Ratu.

Awak Media yang hadir melayangkan beberapa pertanyaan. Antara lain menyinggung metode pendaftaran dan fasilitas yang akan diterima peserta hingga event usai.

“Peserta akan mendapatkan T-shirt, Goodiebag, BIB Number, Snack, dan Doorprize. Untuk mendaftar, silakan akses link yang kita siapkan,” imbuhnya.

Doorprize sendiri, panitia menyiapkan 2 unit sepeda, 2 unit televisi, 2 unit smartwatch, 3 unit dispencer, 3 unit kipas angin. Kemudian 8 unit seterika, 5 unit kompor gas, 7 unit rice cooker, dan 10 unit tumbler.

“Checkpoint di Moncongloe, penentu untuk semua peserta yang mendapatkan stempel, nanti bisa mengikuti doorprize di finish,” kata dia.

Selain itu, disiapkan titik tertentu di jalur sepanjang 47 Kilometer, berupa water station. Untuk mendukung keseimbangan alam dan lingkungan, Muhammad Jufri meminta agar peserta maupun panitia dan semua pihak yang terlibat, tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Saya ingat pernyataan Ibu Wakil Bupati Maros, ‘Jangan minum kalau tidak membawa tumbler’. Saya bilang, pastilah Saya selalu bawa kemana-mana, ini untuk kita ji juga semua, kalau alam dan lingkungan bersih, pasti pariwisata juga dapat manfaatnya, karena wisatawan akan semakin betah di destinasi wisata,” kata Prof Jufri.

Peserta Presscon lainnya, Irwan S, adalah seorang staf di Disbudpar Sulsel yang menjabat sebagai Pengadministrasi Hukum, meminta panitia terbuka terkait kuota untuk Disbudpar Sulsel. Rupanya hanya 10 orang saja yang bisa diakomodir.

Read:  Kapal Pesiar Sun Princess Antar 2.107 Wisman Masuki SulSel

Meskipun oleh Ratu, sudah disampaikan ke Irwan bahwa pihak Polygon siap memfasilitasi pemakaian sepeda bagi jajaran Disbudpar Sulsel. Namun, oleh Uceng, kuota sebanyak 200 itu dibagikan kepada banyak pihak, termasuk BUMN yang menjadi mitra kerja BP GNMP.

“Banyak teman-teman yang sudah menanyakan ini, bagaimana kita bisa ikut bersepeda. Tadi Ibu Ratu sampaikan, daftar saja, kalau sepedanya, kami fasilitasi,” beber Irwan.

Lanjut dipaparkan Uceng, komunitas sepeda yang terundang, ditampilkan nama dan logonya pada slide presentasi. Beberapa diantaranya, SLiM, Rimba Bike Maros, Geo Bike, SCC Maros, WCC Makassar, NORC, EwakoBro, KORB, dan Sapeda.

Read:  Rest Area Bantaeng Segera Terapkan Konsep Michi-no-Eki Jepang

Sementara itu, M Agung berharap panitia tidak mengabaikan protokol kesehatan, pengamanan, dan juga keselamatan bagi peserta selama event. Dia pun mengingatkan agar senantiasa memperkuat koordinasi dan sinergitas, sebagaimana ciri kepariwisataan yang mengedepankan inovasi, adaptif, dan kokaborasi.

“Karena ini rute cukup jauh, nah bagaimana penanganannya ini (pengamanan dan medis),” ujar Agung.

Om Uceng menampik jika hal itu sedang berproses, khusus untuk perizinan, sudah mengantongi izin dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19. Peserta akan dikawal dengan marshal motor dari GNMP Youth Forum, tiap 50 peserta didampingi 1 marshal.

Ditambah komunitas sepeda yang akan menangani pengamanan jalur dan bikers. Lalu ada Tenaga Ahli dari mitra kerja Funbike 2022 Geopark Maros-Pangkep yang digawangi langsung Adam Muhammad, Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Gerindra. (*)