Gubernur Sulawesi Selatan Dijadwalkan Buka Jambore PKB dan PLKB 2019

Rangkaian Jambore Jambore PKB dan PLKB 2019.
Banner Jambore PKB dan PLKB SulSel 2019 (10/10/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Kabupaten Bantaeng kembali jadi ajang perbincangan, setidaknya dalam kurun waktu seminggu terakhir. Pasalnya di daerah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua) ini akan dihelat event regional bertajuk Jambore PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) Tahun 2019.

Seperti dikatakan salah seorang peserta jambore saat ditemui AMBAE di Kawasan Pantai Seruni Bantaeng, Kamis siang (10/10/19). Dia yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa nama Bantaeng santer disebut-sebut jauh hari sebelum dirinya tiba bersama rombongan.

Read:  Anjlok Dari Prabowo-Sandi, NH Minta NA Kembalikan Warga Bantaeng ke Jalan Benar

Gelaran itu bakal dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), HM Nurdin Abdullah sekaligus akan membuka kegiatan tersebut pada Sabtu pagi ditandai dengan diterbangkannya balon gas putih ke udara.

“Bapak Gubernur SulSel akan hadir membuka Jambore PKB dan PLKB SulSel 2019. Dijadwalkan juga akan hadir Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo”, ungkap Syakhruddin Daeng Ridho selaku Kabid KB, Ketahanan dan Kesejahteraan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bantaeng.

Tentunya kata Ridho hadir Bupati Bantaeng dan sejumlah Kepala Daerah yang ada di SulSel. Beragam rangkaian acara disiapkan diantaranya seminar, pentas seni dan penyuluhan.

“Mereka yang ikut sebagai peserta adalah para Penyuluh KB dan PLKB dari 24 Kabupaten/Kota di SulSel”, ujarnya.

Di hari kedua, 11 Oktober 2019 panitia mendesain acara dengan menggelar Penyuluhan Serentak Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di 8 kecamatan di Bantaeng. Rangkaian ini nantinya ditargetkan memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Read:  Gubernur Nurdin Abdullah Belajar Sistem Pipanisasi Air Negeri Kanguru

Sementara itu DPP (Dewan Pimpinan Daerah) IPeKB Provinsi SulSel yang diketuai Jasmin terus mempersiapkan acara yang akan dihelat selama 4 hari (10-13 Oktober 2019). Jasmin mengapresiasi kerja-kerja panitia lokal yakni DPC IPeKB Bantaeng serta Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui koordinasi DPPKB.

“Luar biasa persiapan hingga saat ini. Kita optimis event ini mampu melahirkan inovasi untuk diterapkan teman-teman penyuluh di seluruh Indonesia”, pungkasnya.

Jasmin punya mimpi besar, Jambore PKB dan PLKB yang pertama ini mendapat dukungan penuh BKKBN Pusat dan menjadikannya event tahunan. (*)

Read:  Nurdin Abdullah Dikejutkan Kehadiran Duta Lilin, Bimtek Pun Terpending