Masuki Pasar Panakkukang, Dekranasda SulSel Bagikan Masker Untuk Pembeli dan Penjual

Pasar Panakkukang Dapat Pembagian Masker.
Rombongan Dekranasda SulSel membagikan masker di Pasar Panakkukang Makassar (15/04/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Sekitar pukul 11:36 Wita, Rabu (15/04/20), Pasar Sentral Panakkukang di Jalan Toddoppuli Raya, Kota Makassar tiba-tiba disesaki Ibu-ibu bermasker. Adalah pengurus Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan yang datang ingin membagi masker.

Ribuan masker dibagi menurut Wakil Ketua II Dekranasda SulSel, Andi Masniawaty. Pihaknya menyasar penjual dan pembeli yang berinteraksi di dalam pasar itu.

“Ada 3500 masker kita bagikan di pasar-pasar yang ada di Kota Makassar. Kita melakukan upaya untuk membantu masyarakat tidak mampu”, tuturnya kepada AMBAE.

Dikatakan juga bahwa masyarakat tentu amat membutuhkan masker di tengah pandemi COVID-19 ini. Bahkan sudah menjadi anjuran Pemerintah dan WHO agar setiap keluar rumah senantiasa mengenakan masker.

“Kita berharap semua masyarakat yang beraktifitas di luar rumah memakai masker. Makanya kita berikan masker, kalau uang diberikan, hanya bisa dipakai beli gitu ya”, ujar dia yang didampingi Hj Andi Tenri Abdullah selaku Bendahara.

Disamping pasar, juga mendistribusikan bantuan kepada mahasiswa di asrama dan kampus-kampus yang ada di Kota Makassar. Ditambah pembagian di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) serta masyarakat umum secara langsung.

Read:  PT Huadi Nickel-ally Indonesia Sumbang 100 Paket Sembako Bagi ODP-PDP

Dirinya mengaku stok barang berupa masker masih ada dan siap dibagikan sewaktu-waktu. Tentunya untuk mekanisme pembagian, Dekranasda SulSel tetap berkoordinasi dan bersinergi dengan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Provinsi SulSel, demikian halnya dengan PKK SulSel serta instansi terkait.

“Inshaa Allah siap dengan pembagian masker berikutnya. Teman-teman Dekranasda juga mengedukasi warga pasar untuk menjaga jarak walau aktifitas jual beli tetap berlangsung”, terang dia.

Terkait jual beli yang memang menjadi kegiatan utama pasar, Asni sapaan akrabnya mengaku jika hal itu tidak bisa juga dilarang. Terpenting kata dia bagaimana mengedukasi, mencuci tangan serta memakai masker sebelum memasuki dan selama berada di area pasar.

Read:  Grand Final Puteri Pariwisata Bantaeng 2019, Sekda: Ajang Kreasi Pemuda Pemudi

Pada kesempatan sama, Sekretaris Dekranasda SulSel, Syamsuniar Malik yang turut bersama rombongan mengatakan bahwa ada 3 pasar kebagian masker di hari yang sama. Sementara di tempat lain, Dekranasda membagi ke Lapas Klas IIB Maros serta Lapas Klas IIA Sungguminasa di Kabupaten Gowa.

“Tiga pasar kita datangi yaitu Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Sawa dan Pasar Panakkukang”, jelasnya.

Lanjut Syam bahwa COVID-19 menjadi ancaman tersendiri bagi para pelaku ekonomi khususnya di pasar. Karenanya di samping beraktifitas, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting, minimal masker.

Read:  Jalan Santai Dies Natalis UNHAS Bersama NA Kampanyekan Pengurangan Plastik

Kepala Pasar Panakkukang, Muhammad Toha Putra menyampaikan kepada AMBAE bahwa dengan pembagian masker itu sangat membantu pedagang dan pembeli. Karenanya Toha berterima kasih kepada Dekranasda SulSel.

“Terima kasih Saya sampaikan kepada Ibu Gubernur dan Bapak Gubernur kita. Atas nama Kepala Pasar Panakkukang sangat mensupport kegiatan ini”, paparnya.

Penjual di pasar yang digawanginya mencapai 400 orang. Sementara jam operasional sampai jam 12 siang saja selama pandemi COVID-19. (*)