Prof Jufri: Daftar ki JPS 2021, Sepeda Sambil Wisata, Finish di Toraja

 

Jelajah Pesona Sulawesi 2021 KOMPAS TV Makassar.
Prof Jufri (kedua dari kanan) dan Om Rhommy (ketiga dari kanan) pada Diskusi Khusus KOMPAS TV terkait JPS 2021 (28/10/21).

AMBAE.co.idMakassar. Sehat Bike ala SLiM (Sepeda Lipat Makassar), komunitas ini menggelar event bertajuk JPS 2021 dengan tema “Enjoy the ride” pada tanggal 11-14 November 2021. Jelajah Pesona Sulawesi (JPS) tahun ini bakal mengambil rute Makassar-Toraja.

9 Kabupaten dan Kota masuk dalam daftar daerah yang akan dilalui Bikers (Pesepeda). Adapun titik start direncanakan di depan Rumah Jabatan Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Hertasning, Kota Makassar.

Prof Jufri kemudian mengajak masyarakat Indonesia pada umumnya dan Sulsel pada khususnya untuk turut berpartisipasi menjadi peserta event. Unsur pariwisata disebutnya sangat kental dengan event tahunan itu karena di sepanjang jalur sengaja akan melewati destinasi wisata yang ada di 9 daerah.

“Daftar ki (daftarlah) JPS 2021, kita bersepeda sambil wisata maki (juga), finish-nya nanti di Toraja. Bisa ki juga singgah menikmati keindahan alam destinasi wisata yang kita lewati nanti, ada 9 daerah (dilalui),” pinta Jufri.

Ditegaskan pula Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Provinsi Sulsel yang bergelar Professor itu, saat tiba di Pangkep (Pangkajene Kepulauan) agar peserta bisa mampir di Pusat Informasi Geopark (PIG). Sedangkan di Maros, Bantimurung sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja.

“Mungkin setengah jam, itu cukup mengabadikan momen berada di destinasi wisata yang kita lalui. Jepret beberapa foto disitu dengan latar belakang menarik, kemudian diposting dengan caption tertentu, bagaimana memberikan informasi yang jelas, menarik, dan kekinian, itu bagian promosi pariwisata, membantu Pemerintah mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara,” imbuhnya saat memenuhi undangan KOMPAS TV mengisi slot acara Talk Show JPS 2021 di KopiAlps, Jalan Dr Ratulangi, Kota Makassar, Kamis sore (28/10/21).

Dia mengapresiasi SLiM yang menggagas event JPS 2021. Para pesepeda bisa mengambil peran sebagai duta wisata di tiap daerah yang dilalui, dengan begitu informasi pariwisata Sulsel akan segera menyebar dengan cepat melalui media sosial ataupun media mainstream.

“Di sini letak hebatnya kegiatan ini, karena ada unsur pariwisata, mengambil momen-momen terkait potensi daerah. Ketika mereka berada disitu beristirahat sejenak dan momennya diambil dengan gambar keren, itu akan segera menyebar,” tandasnya.

Tiga segmen yang disiapkan KOMPAS TV dalam program acara Sapa Sulsel dan memakan durasi tayang sekira 1 jam itu bagian dari upaya membumikan JPS2021 kepada masyarakat. Selain itu, Jufri yang tampil sebagai tamu utama memanfaatkannya untuk memberikan gambaran terkait program kegiatan Disbudpar Sulsel dalam hal pemulihan sektor pariwisata dan budaya di tengah Pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir.

Read:  Jelang SulSel Culture Run 7K Disbudpar SulSel Diserbu Pelari

Jufri sore itu tandem dengan Om Rhommy, Panitia JPS2021. Menyebutkan 3 etape yang membagi rute perjalanan pesepeda nantinya.

Etape 1, 11 November 2021 dari titik start menuju Kabupaten Maros, Pangkep, Barru yang akan mengambil titik istirahat. Kemudian lanjut ke Kota Parepare dan menginap di Kabupaten Pinrang.

Etape kedua di tanggal 12 berakhir di Kabupaten Enrekang. Sementara 13 November untuk etape ketiga, pesepeda bertolak menuju Kabupaten Tana Toraja dan finish di Toraja Utara.

“Kegiatan kami ini Saya istilahkan triple tiga (333) jenderal satu (1111). Jaraknya 333 Kilometer, dilaksanakan tanggal 11 bulan 11 tahun 2021,” kata Rhommy.

Seluruh rute akan ditempuh dengan bersepeda. Rhommy meyakinkan penonton KOMPAS TV Makassar melalui LIVE Streaming bahwa event itu hanya butuh modal kaki, air minum, sekaligus melepas keringat, bahkan tidak akan mengganggu orang lain tapi justru akan menyehatkan, serta tetap happy (bahagia).

“Kami mencoba mempromosikan kembali, menggalakkan kembali kepariwisataan. Tentunya membangkitkan kembali sektor-sektor menengah yang saat ini lagi sementara kesulitan di kondisi Pandemi COVID-19, itu sasaran kami,” tambah dia.

Peserta terdaftar saat ini mencapai 100 bikers. Berasal dari berbagai daerah di Indonesia, semuanya menggunakan dan membawa serta sepeda lipatnya.

Read:  Hari Batik Nasional, Kasat Lantas Polres Bantaeng Senang Pelajar Pakai Sepeda

Protokol kesehatan tidak diabaikan, PCR wajib sesuai aturan yang ada. Setiba di Makassar, panitia akan melakukan pengecekan ulang terkait kesehatan peserta dan juga kondisi sepedanya.

“Jumlah peserta yang sudah masuk (mendaftar) ke kami itu kurang lebih 100 orang dari seluruh Indonesia. Pelepasannya itu nantinya tidak bergerombol, jadi ada beberapa kelompok, sehingga pada saat bersepeda itu tidak bergerombol juga,” pungkasnya.

Om Rhommy berterima kasih kepada Prof Jufri dengan kehadirannya dalam diskusi khusus televisi yang disiarkan regional melalui frekuensi 23 UHF itu. Bentuk dukungannya tak hanya karena hadir, Jufri merekomendasikan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, dirinya kemudian menghubungi para Kepala Dinas Pariwisata setempat untuk membangun komunikasi dengan panitia pelaksana JPS 2021. (*)