
Gegara pernah dilewati Syekh Abdul Gani dan menyebarkan agama Islam untuk beberapa waktu, diberilah nama Jalan T. A. Gani atau Tuanku Abdul Gani yang memanjang dari Selatan ke Utara mulai dari Jalan Poros Makassar-Bantaeng di Kelurahan Bonto Sunggu hingga ujung Jalan Hasanuddin di dekat Kolam Renang Kr. Pawiloi Be’lang, Bantaeng.
Seiring perkembangan zaman, jalan itu kemudian dipecah menjadi Jalan T. A. Gani dan Jalan T. A. Gani I hingga Jalan T. A. Gani VII.
Dari kampung itu penyebaran agama Islam oleh Syekh Abdul Gani berlanjut ke arah Timur Bantaeng yang sekarang adalah Kecamatan Bantaeng.
Dua tempat di kecamatan ini sangat kental dengan jejak namanya. Pertama kampung bernama Tombolo Gani dan yang kedua adalah Masjid yang meminjam namanya, keduanya berada di Kelurahan Pallantikang.
Masyarakat Bantaeng, khususnya diketiga lokasi ini sangat mengelu-elukan sosok Syekh Abdul Gani. Karena dia agama Islam hingga kini menjadi agama mayoritas bagi masyarakat Bantaeng.










