The 8th Toraja International Festival Digelar Di Tengah Pandemi COVID-19 dengan Protokol Kesehatan

Toraja International Festival 8.
Toraja International Festival ke-8 digelar di Lolai, Negeri Di Atas Awan, Torut (12/12/20).

AMBAE.co.id – Toraja Utara. Untuk kesekian kalinya, Toraja International Festival (TIF) kembali dihelat. Pelaksanannya selama sehari, Sabtu (12/12/20) di destinasi wisata “Negeri Di Atas Awan” di To’tombi.

Tepatnya di Kampung Lolai, Lembang (Desa) Benteng Mamullu, Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara. Acara dimulai sekitar pukul 05:00 Wita dengan target menjadikan matahari terbit (sunrise) sebagai suguhan background ataupun backdrop stage, tempat artist tampil dengan karyanya masing-masing.

Kali ini yang kedelapan, meski masih dalam kondisi Pandemi COVID-19. Karenanya penerapan protokol kesehatan menjadi hal mutlak bagi setiap tamu undangan, pengunjung maupun panitia dan artist pendukung.

“Walaupun masa Pandemi COVID-19 masih terasa di sekitar kita, tapi atas semangat dan tekad kita meningkatkan kepariwisataan khususnya di Toraja Utara, kita tetap melaksanakan kegiatan ini”, tegas Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

Lanjut dikatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan kepariwisataan bagi Toraja Utara diyakini sangat berdampak positif terhadap percepatan akselerasi pertumbuhan perekonomian. Masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dengan peredaran uang yang tinggi, serta merta juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Apalagi kegiatan kepariwisataan seperti ini kita yakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah Toraja Utara. Sudah terbukti bahwa pariwisata itu sangat berarti bagi rakyat Toraja Utara”, ujarnya.

Dia pun mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung suksesnya acara sejak awal penyiapan hingga selesai. Termasuk kata Kalatiku, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel).

“Oleh karena itu, terima kasih dan apresiasi setingi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KemenParEkRaf) yang memberi restu penyelenggaraan kegiatan ini. Dan juga dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (DisBudPar) Provinsi Sulawesi Selatan”, kata dia.

Melalui kegiatan itu pula, pihaknya berharap agar pertumbuhan ekonomi ikut bergerak naik di lingkup Provinsi SulSel dan Indonesia pada umumnya. Sementara bagi Wisatawan, baik lokal maupun mancanegara dihimbau segera menyusun perencanaan untuk kemudian memulai perjalanan wisata ke Toraja Utara pada khususnya.

Read:  Serentak se-Indonesia, Oi Bantaeng Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Tampak hadir dari KemenParEkRaf yakni Ari Juliano Gema selaku Staf Ahli Menteri bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi ditambah hadirnya Kapolres Torut, Yudha Wirajati Kusuma dan Dandim 1414 Tator (Tana Toraja), Zaenal Arifin. Sedangkan dari DisBudPar SulSel dihadiri Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran, Syamsuniar Malik didampingi Kepala Seksi Pembinaan dan Event, Ahmad Yusran. (*)