Pemprov SulSel Beri Kado 25 Milyar Untuk Maros Diusia ke-61 Tahun

Bantuan di perayaan Hari Jadi Maros ke-61 tahun.
Gubernur SulSel (kiri) menyerahkan bantuan kepada Bupati Maros (04/07/20).

AMBAE.co.id – Maros. Kado istimewa bagi Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Maros datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) SulSel. Kado senilai 25 Milyar Rupiah itu diterima Bupati Maros, Hatta Rahman di Gedung Serba Guna, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros pada Sabtu (04/07/20).

Merupakan Dana Bantuan Keuangan Daerah kepada daerah berjuluk Butta Salewangang. Di tempat itu dilangsungkan perayaan Hari Jadi Maros yang ke-61 tahun.

Bantuan diserahkan langsung HM Nurdin Abdullah selaku Gubernur SulSel. Tampak menyaksikan beberapa pejabat baik dari Pemprov SulSel maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros dan daerah lainnya di SulSel.

“Pak Bupati ini gerakannya cepat sekali, tapi karena ada pandemi, jadi sedikit terganggu keuangan daerahnya. Makanya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mensupport Kabupaten Maros”, ungkap Nurdin Abdullah.

Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar itu berharap dengan bantuan dimaksud dapat menunjang upaya Pemkab Maros tetap maju di tengah krisis kesehatan karena adanya pandemi COVID-19.

Read:  Professor Nurdin Abdullah Minta Calon Jama'ah Haji Jeneponto Bersabar

Pada kesempatan sama, Nurdin menyerahkan bantuan untuk BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Maros dan para Pelaku UMKM. Bantuan itu berupa mobil operasional BAZNAS sebanyak 1 unit dan gerobak jualan sebanyak 14 unit, masing-masing dari Dana CSR Bank SulSelBar.

“Hari ini kita menghadiri Hari Jadi Maros ke-61. Saya menyerahkan bantuan dan juga menanda tangani prasasti proyek pembangunan yang ada di Maros”, terangnya.

Usai menerima bantuan, Hatta selanjutnya menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 3 bulan, senilai 600 ribu Rupiah setiap bulannya dengan total nilai 5,5 Milyar Rupiah. Diperuntukkan kepada 14.292 Rumah Tangga Sasaran (RTS).

Read:  Pemprov SulSel Nantikan ODP Santri Asal Jatim Untuk Diinapkan di Hotel

Selain itu diserahkan benih padi untuk luas lahan 3.000 Hektar senilai 750 juta Rupiah. Ditambah benih kacang tanah senilai 165 juta Rupiah untuk ditanam di lahan seluas seluruhnya 50 Hektar.

Berikutnya bantuan bibit ikan nila senilai 40 juta Rupiah serta asuransi untuk 9.041 orang pembudidaya dan nelayan senilai 2,5 juta Rupiah setiap orang. Tak lupa sejumlah penghargaan diberikan kepada Tokoh daerah ini. (*)

Read:  Ketua PKK Bantaeng Jadikan Rakor PKK Sebagai Ajang Konsolidasi