Pemkab Bantaeng Tetapkan Kontes Bonsai Jadi Event Tahunan

Penilaian Kontes Bonsai.
Alim Bahri (kiri) dan Ilham Azikin (baju kaos putih) meninjau bonsai yang dilombakan di Sport Center Bantaeng (07/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Tepat di Hari Jadi Bantaeng (HJB) yang ke-765, Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin membuka secara resmi kontes dan pameran tanaman di Kawasan Sport Center Pantai Seruni Bantaeng, Sabtu sore (07/12/19).

Kegiatan bertajuk Bantaeng EXPO Florikultura-Bupati Cup I 2019 itu oleh Bupati ingin dijadikan sebagai event tahunan. Dia pun menetapkannya di hadapan para peserta lomba dan Ketua PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia) Cabang Kabupaten Bantaeng, Andi Alim Bahri L Tana.

“Hari ini menjadi permulaan, Pemerintah bersama teman-teman di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menetapkan ini untuk kita jadikan event tahunan. Minimal menjadi ruang silaturahmi dan interaksi antar pegiat, penggemar, peminat serta pengusaha dan masyarakat sebagai penikmat tanaman bonsai dan anggrek”, tutur Ilham.

Saat itu dipamerkan ratusan tanaman berbagai jenis terutama bonsai dan angrek. PPBI Bantaeng bekerja sama dengan Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Cabang Bantaeng dan Pemkab Bantaeng menghadirkan peserta dari 24 Kabupaten/Kota se-SulSel (Sulawesi Selatan).

“Menjadi kehormatan dan kebangaan bagi Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng, teman-teman mau menjadikan bonsai dan anggrek bagian dari pergerakan ekonomi kreatif”, ujarnya.

Ilham berharap Bantaeng bisa memacu pergerakan ekonomi kreatif terhadap SulSel dan Indonesia yang kita cintai pada umumnya. Sehingga sangat tepat menurutnya jika dilaksanakan setiap tahun.

Read:  Dari Kolong Rumah KOMPAK Dorong RPJMDes Responsif Gender

Dipertegas Alim Bahri bahwa event pertama kalinya di Bantaeng itu sekaligus merupakan event pertama pula dilaksanakan di Provinsi SulSel untuk skala nasional. Juri didatangkan langsung dari PPBI Pusat, sehingga memberi kepercayaan yang tinggi terhadap kredibilitas Dewan Juri yang berdampak kepada hasil penilaian yang lebih baik.

“Kegiatan pameran bosnai ini yang pertama di SulSel yang diprakarsai Pemkab Bantaeng dan didukung penuh Bupati.

Dia pun memimpikan kegiatan selanjutnya bisa lebih baik dari sekarang. Tak hanya menjadi ajang lomba, namun lebih ke arah komersialisasi untuk kebutuhan industri seperti yang terjadi di daerah lain di Indonesia.

“Pameran dan Kontes Bunga Regional serta Bursa Bunga dan Anggrek menjadi agenda utama event kali ini. Untuk bonsai, kita buka 2 kelas lomba yakni regional dan prospek”, ungkapnya.

Kelas regional menghadirkan 73 pohon, sedang kelas prospek sebanyak 118 pohon lebih pohon. Sementara anggrek terdapat stand khusus yang dikomandoi PAI Bantaeng.

Read:  Sibuk Bersosial Media? Ingatlah Memberi Apresiasi Diusianya yang Keempat Tahun

Event tersebut sedianya akan berakhir tanggal 12 Desember 2019. Selama itu, masyarakat dapat mengunjungi lokasi pameran yang berada di atas Lapangan Basket pada Kawasan Revitalisasi Pantai Seruni Bantaeng. (*)