Momen Pink Blue Day 2019, Ketua PKK SulSel Bagikan 95 Eksemplar Al-Qur’an

Bantuan Liestiaty F Nurdin berupa Al-Qur'an.
Liestiaty F Nurdin(ketiga dari kiri) peringati Pink Blue Day 2019 dengan bersilaturahim ke Komunitas Ayo Mengaji (22/10/19).

AMBAE.co.id – Makassar. Memperingati Bulan Peduli Kanker Tahun 2019 atau biasa disebut dengan Pink Blue Day, Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel) menggelar Sosialisasi Waspadai Kanker Payudara di Kelurahan Karungrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (20/10/19).

PKK SulSel menghadirkan Upik A Miskad sebagai narasumber. Dikesempatan itu, Hj Liestiaty F Nurdin selaku Ketua PKK SulSel terjun langsung ke lokasi memberi arahan agar masyarakat melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dan SADANIS (Sadari Pemeriksaan Klinis).

Read:  Jadi Irup di Hari Pertama Kerja Bupati Bantaeng Tegaskan ASN Jangan Jadi Provokator

Tak hanya bersosialisasi, Lies membagikan 95 buah Al-Qur’an kepada murid-murid Komunitas Ayo Mengaji di daerah itu. Dia mengatakan ini bagian dari silaturahmi sekaligus mendorong anak-anak pada khususnya untuk aktif mengaji.

“Kita kunjungi anak-anak di Kecamatan Rappocini yang tergabung dalam Komunitas Ayo Mengaji. Alhamdulillah setahun sudah kita lakukan pembinaan, Ibu-ibu dan anak-anak lainnya semakin banyak bergabung”, jelasnya.

Dia didampingi Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang SulSel, Kepala Dinas Kesehatan SulSel dan Kepala Biro Kesejahteraan SulSel, juga membagikan 70 buah tas disertai perlengkapan sekolah.

Bantuan lainnya berupa uang tunai senilai 50 ribu Rupiah dan beragam makanan ringan untuk anak-anak. Al-Qur’an dan uang tunai untuk komunitas ini diketahui berasal dari Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN.

Read:  Sambangi Yogyakarta, Liestiaty F Nurdin Sharing Kerajinan Dekranasda

Diinisiasi oleh Lies dan menjadi Founder sekaligus Pembina Komunitas Ayo Mengaji, sejak Ramadhan 1440 Hijriyah hingga kini telah membina 500 anak sebagai murid. Tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kota Makassar, kedepan Lies berharap bisa menyebar secara menyeluruh ke semua daerah di SulSel.

Lies menghimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama kata dia, Al-Qur’an sebagai Kitab Suci Umat Islam wajib dibaca dan diamalkan.

Read:  Marak Diterjang Bencana, Ketua PKK SulSel Studi Gempa di Negeri Sakura

Kegiatan itu diisi pula dengan ceramah Islamiah. H Muhammad Fauzi A Basalamah yang dimandat sebagai pengantar hikmah mengajak seluruh yang hadir agar senantiasa beramal dan berbuat baik sebagai bekal kelak di akhirat. (*)