
Di tatanan keempat berhasil meraih 1) Penghargaan sebagai Juara 1 Pameran APKASI Otonomi Expo (AOE) tahun 2017 tingkat nasional, 2) Penghargaan Natyamukti Nindya sebagai Kabupaten Terbaik dalam meningkatkan daya saing UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) baik tingkat nasional maupun internasional pada tahun 2018, 3) Penghargaan Best Sales of The Day pada UKM Balla Toayya produsen Turaya Kopi Bantaeng sebagai satu dari 5 UKM berdedikasi di kegiatan kurasi tahun 2018.
Penghargaan Sindo Government Award tahun 2017 sebagai Kabupaten Terbaik Kategori Pertanian menjadi raihan penghargaan di tatanan kelima. Berikutnya di tatanan keenam ada 6 penghargaan diraih Bantaeng.
1) Penghargaan Pastika Parama Tingkat Nasional tahun 2018 sebagai Kabupaten yang telah mengimplementasikan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan kebijakan pengendalian tembakau, 2) Penghargaan tingkat nasional tahun 2018 untuk Desa Bonto Jai sebagai Desa terbaik kategori Pemberdayaan Masyarakat, 3) Penghargaan UHC (Universal Health Coverage) tingkat nasional pada tahun 2018 sebagai kabupaten yang mencapai UHC sebesar 97 persen.
4) Penghargaan tingkat provinsi sebagai kabupaten berpenduduk diatas 95 persen UHC tahun 2018, 5) Penghargaan tingkat nasional pada JKN/KIS Award sebagai kabupaten yang berkomitmen mendukung tercapainya UHC Program JKN/KIS di tahun 2018 dan 6) Penghargaan Wow Public Services Excellence Award tingkat provinsi SuSel pada tahun 2017.
Terakhir, 5 penghargaan di tatanan ketujuh untuk mendukung Bantaeng sebagai nominator peraih Swasti Saba Wistara ketiga tahun ini. 1) Penghargaan Si Pena Emas BSB Bantaeng (Sistem Penanganan Emergency Masyarakat melalui Brigade Siaga Bencana Bantaeng) sebagai Top 20 Inovasi Pelayanan Publik tingkat provinsi SulSel tahun 2018.
