
3) Tatanan kawasan pariwisata sehat, 4) Tatanan kawasan industri dan perkantoran sehat, 5) Tatanan ketahanan pangan dan Gizi, 6) Tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan 7) Tatanan kehidupan sosial yang sehat.
“Kita juga pernah meraih kategori padapa di tahun 2011 untuk 4 tatanan. Kemudian penghargaan Swasti Saba kategori wiwerda pada tahun 2013, kita ikuti 5 dari 9 tatanan”, jelasnya.
Sementara selama mengikuti penyelenggaraan KKS, Kabupaten Bantaeng telah meraih 22 penghargaan untuk 7 tatanan tersebut. Merupakan sebagian dari ratusan penghargaan yang diraih Bantaeng jika berbicara sektor lainnya ataupun seluruh tatanan Pemerintahan dan Kemasyarakatan selama setidaknya 11 tahun terakhir.
Pada tatanan kesatu, berupa 1) Penghargaan Adipura sebanyak 8 kali (tahun 2018, 2017, 2016, 2014, 2013, 2012, 2010 dan 2009), 2) Penghargaan akses sanitasi 100 persen tingkat provinsi, 3) Penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Pembangunan AMPL dan 4) Penghargaan Sekolah Peduli Lingkungan Adiwiyata tingkat provinsi SulSel tahun 2018.
Tatanan kedua yakni Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tingkat Nasional Tahun 2017 dan 2018 sebagai Kabupaten dengan Inovasi Penataan Sistem Transportasi Terbaik. Diikuti penghargaan di tatanan ketiga yakni Penghargaan Putri Pariwisata sebagai pengembang wisata dan pendorong ekonomi kreatif di tahun 2017.
