1000 Parcel Untuk Tukang Becak dan Petugas Kebersihan, Ini THR-ku

Bagi-bagi takjil.
Pembagian parcel oleh Ketua PKK Bantaeng (jilbab) pink kepada Tukang Becak dan Petugas Kebersihan (30/05/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Budaya berbagi THR (Tunjangan Hari Raya) kepada sesama telah membumi dan membudaya di negeri tercinta Indonesia. Setiap tahun saat memasuki bulan suci Ramadhan, sudah bisa dipastikan THR mewarnai perjalanan puasa wajib bagi umat Islam itu.

Sesuai namanya, Tunjangan Hari Raya kerap dibagikan menjelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Hanya saja THR jangan diartikan begitu smnpit dan kaku bahwa harus berbentuk uang tunai atau lazim disejajarkan dengan besaran gaji yang sama untuk kelipatan kedua atau dengan kata lain dobel gaji.

Read:  Adegan Syur Dua Pelajar Bulukumba Tanpa Blitz Gemparkan WhatsApp

Seorang petinggi di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis pagi (30/05/19) di Halaman Kantor PKK Kabupaten Bantaeng, membagi THR kepada ribuan rakyatnya. Lagi-lagi THR telah diartikan luas sebagai apapun benda bahkan mungkin jasa yang bisa diberikan sebagai hadiah untuk dimanfaatkan demi kepentingan lebaran.

Adalah Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti bersama jajarannya membagi ribuan parcel. Dia yang akrab disapa Sri mengatakan parcel untuk paket lebaran itu ditujukan kepada para Tukang Becak dan Petugas Kebersihan.

Read:  Aktivis Mahasiswa Bantaeng Harap Legislator Baru Tolak Dana Aspirasi

Mereka layak mendapat THR seperti halnya Pegawai Negeri Sipil menerima THR dari Pemerintah ataupun karyawan perusahaan menerima THR dari pimpinannya dimana dia bekerja.

“Parcel yang kita bagi ada seribu paket, terdiri dari enam ratus lebih untuk Tukang Becak dan tiga ratus lebih kepada Petugas Kebersihan”, rinci Sri.