3 Tahun YNCI Bantaeng Bagi-bagi Takjil, Setujukah Anda?

H Arifuddin.
H Arifuddin (pakaian hitam) bersama anak dan remaja masjid.

Rupanya anak ini sudah yatim piatu dan dipelihara tantenya yang kurang mampu. Namun karena tekad dan semangatnya tetap bersekolah.

Si penjual pun takjub, matanya berkaca-kaca hingga akhirnya bertekad membantu si yatim piatu. Setiap hari penjual itu tidak akan menjual nasinya kepada orang lain sebelum dia memberi nasi kepada si anak yatim piatu.

Read:  Kunjungi Maros, Ketua PKK SulSel Pantau Baksos Operasi Celah Bibir

Dibungkusnya dengan rapi lalu diberikan ke anak dimaksud. Tak hanya itu dalam setiap doa’anya, tidak lupa menyertakan do’a agar si yatim piatu diberi kebahagiaan oleh Allah Swt.

Hebatnya lagi, ketika penjual mengirimkan do’a untuk isteri dan anaknya, seolah biasa saja. Tapi ketika menyebut nama anak itu dalam do’anya, hatinya bergetar dan berurailah air matanya.

Read:  Sandiaga Uno Torehkan Tanda Tangan di Prasasti Desa Wisata Lembang Nonongan

Membantu anak itu, sang penjual lakukan kurang lebih 5 tahun. Anak itu pun telah lulus SD dan seiring waktu berjalan sang penjual tidak pernah bertemu lagi dengannya.