Buka Event Vespa, Bupati Bantaeng Berharap Scooterist Jadi Messenger

Event Scooter Bantaeng.
Ilham Azikin kendarai vespa biru di Stadion Mini Lamalaka Banteng (14/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Event bertajuk Silaturahmi Bersama Scooter Bantaeng dibuka secara resmi Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin di Stadion Mini Lamalaka Bantaeng, Ba’da Isya sekitar pukul 20:35 Wita pada Sabtu malam (14/12/19).

Tampak menyaksikan seremonial Pembukaan diantaranya Kapolres Bantaeng, Wawan Sumantri, Dandim 1410 Bantaeng dan Tambohule Wulaa. Hadir pula Plt Kadispora Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris, Kadispar Kabupaten Bantaeng, H Subhan, Kasat Pol PP Kabupaten Bantaeng, Abdullah, Ketua Forum Komunikasi Vespa Bantaeng (FKVB), Mukrimin dan Ketua Panitia Pelaksana, Faisal Nurdin.

Sembari menunggangi vespa berwarna biru miliknya, Ilham beranjak dari Tribun Stadion Mini Lamalaka Bantaeng menuju panggung yang ada di tengah lapangan. Ilham mengawali dengan sambutan sekaligus arahan.

Read:  Ilham Azikin: Kunjungan Mentan RI Jadi Motivasi Bagi Pemerintah Bantaeng

Dikatakan jika dirinya sangat senang dengan digelarnya silaturahmi antara para Scooterist yang ada di Indonesia. Betapa tidak, Bantaeng sebagai tuan rumah didatangi sedikitnya 1000 Scooterist dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Palu, Kalimantan, Surabaya serta sejumlah perwakilan klub dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan (SulSel).

“Ini sebuah kehormatan dengan menjadikan Bantaeng sebagai ruang bersilaturahmi dan bertukar pikiran, seperti apa vespa dicintai masyarakat Indoensia”, ujarnya.

Karenanya Bupati bergelar Doktor Pemerintahan itu menggratiskan seluruh obyek wisata di Bantaeng untuk dikunjungi para Scooterist. Dia berharap agar Scooterist yang datang dapat berbagi kepada Scooterist Bantaeng, tentu kata Ilham hal positif yang bermanfaat dan kreatif.

“Harapan kita bahwa kehadiran teman-teman adalah messenger yang dapat mempromosikan Bantaeng kepada semua teman-teman kita di seluruh Indonesia”, tutur dia.

Senada disampaikan Mukrimin dalam laporannya bahwa selama 8 tahun FKVB berdiri, banyak kegiatan telah dilakukan. Diantaranya kegiatan komunitas, otomotif dan sosial.

“Kegiatan sosial dilakukan FKVB seperti menyumbang saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Palu. Di bulan suci Ramadhan kemarin, kami berbagi takjil pada saudara kita yang membutuhkan terutama terkait Buka Puasa bagi mereka yang menunaikannya”, jelasnya.

Lanjut Mukrimin bahwa ribuan peserta silaturahmi yang sudah tiba di lokasi acara hingga sekitar pukul 20:00 Wita menandai semakin eksisnya vespa di Bantaeng dan Indonesia pada umumnya.

Read:  Liestiaty F Nurdin Terima Penghargaan Upakarti Utama Pertama

Vespa yang ada saat itu merupakan kendaraan yang umumnya diproduksi sekitar tahun 60-an hingga 80-an. Dengan pemeliharaan dan kreatifitas mumpuni, vespa tampil khas dengan karakter dan jati dirinya. (*)