KSS Bantaeng adalah mitra Dinkes Bantaeng untuk mensosialisasikan hidup sehat di masyarakat.

Ribuan Anggota KSS Bantaeng Dedikasikan Diri Siap Mensosialisasikan Hidup Sehat

Bantaeng, Rabu (20/02). Gedung Balai Kartini Bantaeng di Jalan Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng jadi saksi bagi 1600 Anggota Komunitas Sahabat Sehat (KSS) Bantaeng saat menyatakan kesiapannya mensosialisasikan hidup sehat di daerah ini.

Kesiapan itu dibuktikan dengan dideklarasikannya KSS yang akan menjadi mitra Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Rabu, 20 Februari 2019. Deklarasi ditandai penyematan rompi dan pin kepada para Koordinator KSS.

Read:  Komunitas Sahabat Sehat Bantaeng Intens Cegah Potensi Penyakit Warga

Wandi selaku Koordinator Kabupaten (Korkab) membenarkan jika tujuan utama dibentuknya KSS untuk mensosialisasikan hidup sehat di tengah-tengah masyarakat.

“Komunitas ini akan menjadi mitra strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng. Secara massif KSS akan mensosialisasikan hidup sehat di semua lini masyarakat”, jelasnya.

KSS ini mendapat dukungan penuh Kadis Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Andi Ichsan. Dikatakan bahwa KSS akan melakukan tujuh kegiatan kesehatan yakni pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi kesehatan, pemberian rujukan, pemeriksaan laboratorium, promosi kesehatan, pemberian abate dan fogging gratis serta sunatan gratis.

Read:  Verlap KKS, Sri Dewi Yanti Paparkan 22 Penghargaan Untuk Bantaeng

“Disamping mensosialisasikan hidup sehat, Relawan KSS sebagai mitra Dinas Kesehatan juga akan melaksanakan 7 kegiatan kesehatan”, ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu instansi lingkup Pemkab Bantaeng yang kerap melibatkan orang banyak untuk melancarkan target capaian kegiatannya.

Selain KSS, Dinkes Bantaeng punya inovasi gemilang melalui BSB (Brigade Siaga Bencana) 113 dan PSC (Public Safety Center) 119. Dimana masyarakat pada sejumlah segmen dilatih memahami metode penanganan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas untuk mengurangi resiko tambahan sebelum Tim Medis tiba di TKP dan mengambil alih penanganan korban. (*)

Read:  Disbudpar SulSel Gaet Komunitas Lari Kenalkan Budaya Lokal