H-5 Pergantian Tahun, Ambae.cdr Abadikan Moment Gerhana Matahari Cincin

Obyek foto Gerhana Matahari Cincin.
Hasil pemotretan Gerhana Matahari Cincin dari Kantor Cabang AMBAE (26/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Moment Gerhana Matahari Cincin (GMC) atau Annular Solar Eclipse (ASE) kembali dapat disaksikan di sebagian wilayah Indonesia. Tahun 2019 ini berlangsung pada Rabu siang (26/12/19).

Masa dimana tersisa 5 hari lagi akan terjadi peristiwa bersejarah lainnya yakni Pergantian tahun 2019 ke tahun 2020 pada kalender Masehi. GMC ini pun sempat diabadikan Ambae.cdr.

Salah satu anak perusahaan AMBAE yang intens bergerak di bidang fotografi, videografi, desain grafis, animasi dan beragam bidang kerja di dunia desain maupun visual. Berbekal perangkat lumayan mumpuni seperti kamera, kru Ambae.cdr berhasil menangkap obyek GMC ke dalam lensa.

Astuti selaku Direktris Ambae.cdr mengaku bersyukur kru perusahaannya sukses melakukan sesi pemotretan pada moment bertemunya matahari, bulan dan bumi pada garis sejajar yang tepat. Walaupun GMC total tidak bisa disaksikan sepenuhnya di Bantaeng karena daerah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua) ini tidak masuk jalur lintasan.

“Teman-teman bisa menjepret matahari yang lagi gerhana. Beberapa kali dicoba, awalnya sedikit kesulitan karena awan kerap menutup obyek dari bidikan lensa”, ungkap Tuti.

Dia memimpin langsung proses pengambilan gambar di Branch Office AMBAE di Jalan Cakalang Nomor 7A, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Puluhan foto memukau tim karena fokus serta ketepatan moment yang menyesuaikan kondisi sudut pemotretan.

Read:  Ikuti BIMTEK KLA, Ketua JOIN Bantaeng Komitmen Dukung Percepatan Perda Anak

Sementara itu Manager AMBAE, Abdul Azis mengatakan pemotretan itu sekaligus ajang kompetensi bagi jajarannya. Betapa tidak, tidak banyak waktu tersedia untuk menghasilkan gambar yang pas, apalagi benar-benar “amazing”.

“Saya tentu berharap teman-teman kru di AMBAE khususnya Ambae.cdr yang memang fokus urusan foto, bisa belajar banyak menghasilkan gambar berkualitas sesuai kaidah fotografi. Pastinya foto itu harus bercerita tanpa diceritakan atau dipaparkan dengan narasi ataupun sekedar caption”, pungkasnya.

AMBAE sendiri merupakan induk perusahaan dari anak perusahaan bernama Ambae.cdr. Anak perusahaan lainnya adalah Ambae.exe, Ambae.cel, Ambae.oto, Ambae.fm dan Ambae.band.

Read:  Video: Sharing Session Manajemen Website Bersama AMBAE

Diketahui fenomena alam langka ini pernah melewati wilayah Indonesia pada tanggal 22 Agustus 1998 dan 26 Januari 2009. Berikutnya baru bisa melintasi negara tercinta ini pada tanggal 21 Mei 2031 dan 14 Oktober 2042.

Ambae.cdr menggunakan aplikasi khusus untuk memonitor pergerakan matahari maupun bulan. Diantaranya aplikasi Annular Solar Eclipse, NASA dan Solar Eclipse by Redshift.

Read:  Pemprov SulSel Nantikan ODP Santri Asal Jatim Untuk Diinapkan di Hotel

Pada GMC kali ini, tercatat puncak GMC berlangsung selam 3 menit 40 detik. Sedang durasi global GMC selama 5 jam 35 menit 58 detik.

Hasil pemotretan Ambae.cdr itu berproses dalam waktu cukup singkat karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat yakni berawan dan cenderung diprediksi akan tertutup sepenuhnya awan hitam. Terhitung mulai pukul 12:14 hingga 12:23 Wita, foto terbaik yang bisa didapatkan para Fotografer dan Videograger Ambae.cdr di Kantor Cabang AMBAE itu, tepatnya di koordinat 5 derajat 33 menit 7 detik BT dan 119 derajat 57 menit 16 detik atau -5,5518545, 119,9544761. (*)