Tali Serat Synthetic 15 Meter Sambut HUT RI 77, Penghuni Gedung MULO: Kuatkan Tekad

 

Perlengkapan tarik tambang.
Abdi Rasyid sedang mengecek tali tambang di Halaman Gedung MULO (11/08/2022).

AMBAE.co.idMakassar. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-77 tahun (HUT RI 77), Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) menyiapkan tali tambang sekira 15 meter panjangnya. Tampak diantaranya, Abdi Rasyid dan Syamsuddin memegang tali tambang di sekitar Halaman Gedung MULO, sembari mengecek kualitasnya.

Terbuat dari bahan dasar plastik berupa campuran polypropylene, polyethylene, nylon, dan polyester. Tali serat synthetic itu sedianya digunakan untuk perlengkapan lomba pada Jum’at, 12 Agustus 2022.

“Iya, kita mau adakan lomba untuk memperingati dan menyemarakkan HUT RI yang ke-77 tahun 2022 ini,” jelas M Agung, Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian, dan Hukum (UKH) Disbudpar Sulsel.

Lanjut disampaikan pada Kamis siang, 11 Agustus 2022, sejumlah nomor lomba/pertandingan disiapkan. Diantaranya tarik tambang, lomba ini membutuhkan kerja sama tim dan kekuatan fisik pesertanya.

“Dijamin seru, inilah bentuk penggambaran kegembiraan dan kesenangan kita sebagai anak bangsa di usia Indonesia yang sudah 77 tahun. Lomba-lomba ini, untuk merekatkan persaudaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan diantara sesama PNS dan juga Non PNS,” harapnya yang dikonfirmasi di ruang kerjanya di Gedung MULO Makassar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 23, Kelurahan Mangkura, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Tiap unit kerja akan mewakilkan personilnya untuk turut serta mengikuti lomba. Mulai dari Sekretariat yang membawahi Sub Bagian UKH, Sub Bagian Program, Sub Bagian Keuangan, unit Perpustakaan, dan unit Pengarsipan, hingga Bidang, dan UPT (Unit Pelaksana Teknis).

Read:  Duo Professor Ketemu, Rencananya Sama: Satukan Sulsel dan Maluku dengan Event Harmoni Nusantara

Disbudpar Sulsel melingkupi 5 bidang yakni Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata (PSDP), Bidang Sejarah dan Cagar Budaya (SCB), Bidang Kesenian dan Ekonomi Kreatif (K Ekraf), Bidang Pengembangan Pemasaran (PP), dan Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (PDIP).

Ditambah 3 UPT, pertama, UPT Museum dan Taman Budaya yang berkantor di Museum La Galigo di Kawasan Benteng Rotterdam, Jalan Ujung Pandang, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Kedua, UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu, berlokasi di Kawasan Benteng Somba Opu, Jalan Abdul Kadir, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Read:  Siapa Bilang Sulit Magang Pariwisata?

Terakhir, UPT Museum Mandala dan Societeit de Harmonie yang membawahi Monumen dan Museum Mandala di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar dan Gedung Kesenian Sulsel (Societeit de Harmonie) di Jalan Riburane Nomor 15, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

“Semua unit kerja akan ambil bagian disini. Termasuk Tenaga Non PNS, jadi bukan cuma PNS ya, nanti bergabung ke unit kerjanya masing-masing,” imbuhnya.

Perlengkapan tarik tambang.
M Agung (tengah) memantau stafnya, mengecek tali tambang (11/08/2022).

Aceng, salah seorang Anggota Satpol PP mengungkapkan, dirinya secara pribadi siap berkompetisi jika diikutkan juga. Bahkan sudah membangun komunikasi melalui diskusi santai dengan rekannya untuk menyongsong lomba besok.

“Kuatkan tekad! Kenapa tidak Satpol PP juga bisa, Saya yakin semua teman-teman sudah siap,” tegas Aceng.

Diiyakan Aswil yang satu regu penjagaan di Gedung MULO. Menurutnya, jika memang memungkinkan, rekan-rekannya dilibatkan dalam tim agar makin semarak.

“Lomba ini kan untuk memperkuat silaturahmi dan kekompakan. Biar tambah kompak, Saya kira teman-teman pada masing-masing UPT, begitu juga kami disini yang tugas di Gedung MULO, bisa ambil bagian, yang pasti siap mengamankan jalannya lomba,” tutur lelaki asal Kabupaten Bone itu.

Aswil dan Aceng mengaku senang jika bisa berpartisipasi dalam kegiatan kantor tersebut, paling tidak jadi suporter yang baik. Dalam sesi wawancara cukup singkat, keduanya menggambarkan kegiatan-kegiatan sebelum Pandemi COVID-19 yang mengakrabkan mereka dengan para PNS. (*)