Duka Mendalam Turut Dirasakan Prof Jufri Atas Meninggalnya KH Mansur Salim

 

Pernyataan duka Muhammad Jufri kepada KH Mansur Salim.
KH Mansur Salim | source: Ummat TV (05/01/22).

AMBAE.co.idMakassar. Da’i Senior Wahdah Islamiyah, KH Mansur Salim berpulang ke-Rahmatullah pada 4 Januari 2022. Kabar itu segera didengar Prof Jufri melalui pesan WhatsApp.

Dia pun mengaku terpukul dan merasakan kesedihan mendalam. Mengingat sang Kiyai sudah dianggapnya sebagai orang tua dan guru.

“Saya sampaikan turut berduka atas meninggalnya pak Kiyai Haji Mansur Salim. Saya turut kehilangan, semoga dilapangkan kuburnya dan dimasukkan ke dalam Jannatun Na’im, Surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ujar Jufri.

Jufri membeberkan bahwa dirinya telah lama mengenal sang Kiyai. Jauh sebelum bernaung ke dalam organisasi Wahdah Islamiyah, Ustadz Mansur dikenal dengan dakwahnya yang mencerahkan bagi siapapun yang mendengarnya.

“Beliau guru Saya dan juga sudah menjadi orang tua bagi Saya. Puluhan tahun lalu sejak masih di Wihdatul Ummah, sekarang Wahdah Islamiyah, Saya sering bersama mendampingi, menyertai beliau berdakwah ke daerah-daerah,” ungkapnya.

Lanjut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan yang bernama lengkap Muhammad Jufri itu bahwa Ustadz Mansur adalah sosok yang patut diteladani. Ketegasan disertai pemahaman terhadap ilmu pengetahuan begitu mendalam.

“Wawasannya luas, ceramahnya selalu mencerahkan. Dan Saya tahu persis pak Kiyai rajin membaca sehingga update keilmuannya luar biasa ,” kata dia.

Dirinya banyak belajar dari sang guru. Meski telah lama tidak menyertai perjalanannya berdakwah karena kesibukan sang Professor kini, dalam beberapa kesempatan Jufri masih bisa menyempatkan waktunya menemui Ustadz Mansur.

Read:  Bantaeng Daerah Kecil Di SulSel Yang Lazim Jadi Tuan Rumah Event Bergengsi

Bahkan kepada AMBAE, Rabu (05/01/22) menjelaskan, apa yang diterapkan dalam kesehariannya sebagai Kadisbudpar Sulsel sekaligus sebagai seorang Psikolog tidak terlepas dari petuah-petuah yang dia dapatkan sejak lama darinya. Jufri tak lupa menyampaikan untuk senantiasa menghormati para ulama yang dengan segala ketulusannya menyebarkan syiar Islam kepada seluruh masyarakat. (*)