Tebar 150 Sapi Qurban Untuk Korban Banjir, Gubernur SulSel: Luar Biasa Kepedulian Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa mengurbankan 150 ekor sapi untuk masyarakat Bantaeng.
Pelaksanaan qurban Dompet Dhuafa di Kelurahan Bonto Atu jadi tontonan masyarakat (01/08/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Hari pertama penyelenggaraan qurban di Kabupaten Bantaeng, 10 Dzulhijjah 1441 H yang bertepatan Jum’at (31/07/20), Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), HM Nurdin Abdullah berkesempatan meresmikan sekaligus memulai qurban yang diadakan Dompet Dhuafa.

Ditandai peninjauan, seraya memanjatkan do’a, Nurdin Abdullah mengatakan jika kegiatan yang diprakarsai Dompet Dhuafa itu sangat mulia.

Betapa tidak, Dompet Dhuafa akan menyasar masyarakat Bantaeng yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu. Diketahui banjir melanda 2 kecamatan di daerah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua) yakni Bissappu dan Bantaeng.

“Luar biasa Dompet Dhuafa, patut kita apresiasi karena berqurban sebanyak itu. Hebatnya lagi, tadi panitia sampaikan ada 150 ekor sapi qurban, sebagian besar katanya untuk korban banjir”, kata Gubernur SulSel di Kediaman Pribadinya di Bantaeng pada Sabtu (31/07/20).

Tahun ini, Dompet Dhuafa mengurbankan 150 ekor sapi. Jumlah yang relatif banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yang mana intens dilaksanakan di Bantaeng.

Read:  Berkat Fiqih S Luhulima Bantaeng Kini Punya Wisata TEMANTA

Penyembelihan dibagi di dua tempat, 20 ekor diproses di Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu pada Sabtu (01/08/20). Sedangkan 130 ekor disembelih di Sentra Ternak Bantaeng di Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa hingga hari ketiga Hari Tasyrik, 13 Dzulhijjah Hijriyah.

Dijelaskan Marlia Kamaruddin yang dimandat sebagai Koordinator Panitia, pihaknya telah menyiapkan daftar nama penerima. Mereka bagian dari penerima bantuan sembako yang juga datang dari Dompet Dhuafa pasca banjir.

“Kita sudah mengantongi calon penerima daging qurban. Berkat kerja-kerja Relawan Dompet Dhuafa sejak berdirinya Posko dan Dapur Umum Dompet Dhuafa untuk banjir Bantaeng”, ungkap Lia.

Lanjut dikatakan, Dompet Dhuafa memulai qurban di Bantaeng sejak 2009 silam. Pelaksanaannya tidak terlepas dari dukungan penuh Nurdin Abdullah yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng Periode I (2008-2013).

Read:  LISA Bakal Dibawa Ke Meja Kepsek MA Muhammadiyah Panaikang

Sementara Muh Yusuf Uno selaku Pendamping Tebar Hewan Qurban Dompet Dhuafa menyatakan bahwa Dompet Dhuafa berterima kasih dengan dukungan tersebut. Dia berharap tetap bisa mengadakan kegiatan serupa di tahun-tahun berikutnya.

“Terima kasih Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dengan segala dukungannya. Beliau menyampaikan kepada Saya sesaat setelah peresmian, sangat mengapresiasi bantuan Dompet Dhuafa kepada masyarakat Sulawesi Selatan dan lebih khusus katanya kepada masyarakat Bantaeng yang memang membutuhkan”, tutupnya. (*)