PKK SulSel ke DPMD Luwu: Pertanggung Jawabkan Stunting

Koordinasi Stunting dan HKG PKK.
Sarlin Nur (kiri) memberi arahan kepada utusan DPMD Kabupaten Luwu (03/11/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Bertempat di Sekretariat Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (TP PKK SulSel) di Jalan Masjid Raya Nomor 70A, Kota Makassar, Sarlin Nur selaku Wakil Sekretaris I dan Hj A Kasmawaty Paturusi selaku Tim Ahli PKK SulSel menerima kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu.

Sarlin dalam pengarahannya meminta agar pelaksanaan program stunting di daerah bisa disampaikan ke PKK SulSel. Tak hanya pada sisi implementasi kegiatan, penganggaran juga harus tiba laporannya.

“Kabupaten/Kota yang menerima dana stunting, tolong dipertanggung jawabkan. Laporkan ke kami di PKK Provinsi Sulawesi Selatan seperti apa pelaksanaannya, belanja anggarannya bagaimana dan bagaimana efeknya terhadap masyarakat”, tegas Sarlin pada Selasa (03/11/20).

Lanjut dikatakan, beberapa kegiatan yang diprogramkan PKK SulSel tetap dijalankan. Hanya saja harus tetap mengikuti dan memenuhi protokol kesehatan.

Read:  Biro Adpim SulSel Percayakan PKK SulSel Bagikan Bantuan Dampak COVID-19

Untuk kegiatan tertentu, digelar secara virtual. Satu di antaranya, peringatan HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK yang ke-48 yang jatuh pada tanggal 27 Desember 2020.

“Jadi Ibu ini dari Luwu mau berkoordinasi mengenai HKG PKK untuk tahun 2021. Kalau program PKK tahun 2020 tetap jalan, tapi lebih banyak virtual”, pungkasnya.

Melalui pertemuan terbatas dan tertutup itu, Sarlin berharap masa pandemi tidak mengekang keaktifan PKK sebagai lembaga mitra Pemerintah untuk senantiasa mendukung Pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan masyarakat.

“Ibu Ketua (Red: Hj Liestiaty F Nurdin) sangat peduli dengan masyarakat. Hampir tiap minggu turun ke daerah melakukan pelatihan, Pengurus juga turun dengan pendampingan”, tuturnya.

Sementara Ibu dari Luwu yang tidak ingin menyebutkan identitas jelasnya itu saat dikonfirmasi AMBAE, mengaku ingin berkoordinasi dengan PKK SulSel terkait beberapa hal. Terutama prosedur untuk melaksanakan kegiatan di daerahnya selama Pandemi COVID-19.

“Saya dari Dinas PMD Kabupaten Luwu datang ke PKK Provinsi Sulawesi Selatan, mengkonsultasikan persiapan peringatan HKG tahun ini. Tapi katanya tahun ini cuma virtual”, kata dia.

Tak hanya HKG, sejumlah hal dikonsultasikan dan dikoordinasikan dengan jajaran PKK SulSel. Seperti halnya, lomba masak berbahan daun kelor serta kegiatan yang menjadi penegasan Ketua PKK SulSel, Hj Liestiaty F Nurdin yakni pencegahan dan penanganan stunting, pemanfaatan pekarangan, lansia dan peningkatan gizi keluarga. (*)