Menuju Kebaikan Baru, Pemkab Bantaeng dan KOMPAK Gelar Workshop Penyusunan Indikator Kemiskinan

Workshop Penyusunan Indikator Kemiskinan.
Kepala Bappeda membuka kegiatan Workshop Penyusunan Indikator Kemiskinan (16/07/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Bekerja sama KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan), Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar “Workshop Penyusunan Indikator Kemiskinan/Kerentanan dalam Rangka Penanganan COVID-19 Menuju Kebaikan Baru Kabupaten Bantaeng”. Kegiatan Webinar melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting itu diikuti sedikitnya 116 orang peserta.

Diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bantaeng, Dimyati Nongpa. Dia membacakan sambutan tertulis Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin.

Dikatakan bahwa upaya perlindungan kemiskinan dan perlindungan sangat erat kaitannya dengan TKPKD (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah). Di mana Bantaeng satu-satunya daerah yang telah memiliki payung hukum yang dituangkan ke dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Bagi Warga Miskin dan Penyadang Masalah Kesejahtetaan Sosial di Kabupaten Bantaeng.

“Penting menetapkan regulasi turunan dari Perda tersebut dengan Peraturan Bupati sebagai acuan menentukan sasaran penerima manfaat”, tuturnya pada Kamis pagi (16/07/20).

Ke depan, kata dia Pemkab Bantaeng di bawah bimbingan H Ilham Azikin sebagai Bapak Bupati, TKPKD membuat rencana strategi penanggulangan kemiskinan daerah. Dia juga menyampaikan terima kasih Bupati kepada KOMPAK yang telah banyak berkontribusi selama ini sebagai mitra Pemerintah.

“Jadi kita berharap di tahun 2021 nanti, TKPKD membuat Rencana Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah atau Renstra TKPKD. Dan kita mencoba melibatkan semua stakeholder di Kabupaten Bantaeng ini”, kata Nongpa.

Ditambahkan, Nongpa meminta kepada seluruh peserta maupun fasilitas agar Workshop itu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berinteraksi secara virtual. Masukan maupun masalah baginya penting dibahas pada Webinar selama 2 hari bertutut-turut, tanggal 6-17 Juli 2020.

Read:  Isteri Gubernur SulSel: Masa Pandemi, Aktifkan Kembali Posyandu

Pada akhirnya akan melahirkan sebuah kesepakatan menuju Kebaikan Baru Kabupaten Bantaeng. Adalah istilah atau slogan yang dijadikan dasar bagi Pemkab Bantaeng dalam memajukan daerah yang juga dilanda pandemi COVID-19.

“Semoga peserta dapat berkontribusi melalui kegiatan ini. Workshop ini penting sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan menuju Kebaikan Baru yang ingin kita wujudkan bersama”, tegasnya.

Hadir pula pada kesempatan para petinggi KOMPAK dari Jakarta, Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Bantaeng. Sementara itu, Andi Shernylia Maladevi selaku Ketua Satker (Satuan Kerja) TPKD Kabupaten Bantaeng sekaligus Technical Assistance SLRT Bantaeng menjadi pemantik dan penyaji materi bertajuk “Pembahasan Kategori Kemiskinan, Kategori Miskin dan Kategori Hampir Miskin pada Kawasan Dataran Rendah, Pesisir dan Pegunungan”.

Read:  Musrenbang Anak Bantaeng Tahun 2020 Digelar Hanya 1,5 Jam

Mendorong point-point penting yang nantinya akan mengisi Draft Keputusan Bupati mengenai Kriteria Indikator Lokal Kemiskinan. Pertemuan di hari kedua besok diharapkan memunculkan kesepakatan sebagai bagian langkah penanganan COVID-19 menuju Kebaikan Baru. (*)