Hacker Coba Mainkan SulSel, Akun Isteri Gubernur Digandakan

Akun Lies Fachrudin digandakan.
Screenshot Akun Facebook Lies Fachrudin (05/05/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Bukan pertama kali terjadi di dunia maya, apalagi pada sosial media. Akun milik seorang Netter di-hack, dibobol, digandakan, ataupun dicuri demi kepentingan tertentu.

Kembali terjadi di Facebook. Kali ini menyerang Isteri Gubernur SulSel (Sulawesi Selatan), Hj Liestiaty F Nurdin yang juga Ketua Tim Penggerak PKK SulSel. Akun pribadi miliknya dengan nama “Lies Fachrudin” diduga digandakan pihak tidak bertanggung jawab.

“tabe Putri Nurdin dan kak Marlia Kamaruddin kak Syamsuniar Malik ada FB barunya ibu kah, krn fb lamanya sy sdh berteman,,, tabe tkutnya ada yg salah gunakan,,,”, tulis akun Rahmat Ikhtiar Dregs sekitar pukul 13:15 Wita, Selasa siang (05/05/20).

Rahmat mengaku sudaj berteman sebelumnya dengan Lies Fachrudin. Sehingga penting baginya menyampaikan informasi itu kepada 3 user yang ditandainya (tag) di status kronologisnya.

Read:  Bantaeng Menuju Kota Santri, Bupati: Perda Nomor 5 Tahun 2012 Jadi Payung Kita

Hal itu membuat Liestiaty F Nurdin segera melakukan klarifikasi sekaligus pengumuman. Disampaikan pada status akun pribadinya yang “ASLI” sekira pukul 13:24 Wita.

“Mohon maaf untuk tidak menerima jika ada akun facebook atas nama saya yang chat atau add teman-teman semua, karena ada akunn yang menyamai akun saya dan menghubungi semua orang di pertemanan saya… mohon untuk tidak di gubris, terima kasihhh..”, tulis Lies.

Perbedaan paling mencolok dari 2 akun yang mirip itu pada jumlah pertemanan yang dimiliki. Akun “ASLI” Lies sudah berteman 3224 user, sedangkan untuk mengenali foto, hacker lazim memainkan agar semakin ada kemiripan.

Read:  Bazar Bersama DKPTPH, Lies: Dijamin Murah

Kepada AMBAE, Lies melakukan upaya preventif agar tidak terjadi penyalahgunaan atas akun sosial media yang dikelolanya. Di berharap hacker menghapus akun “PALSU” tersebut dan segera meminta maaf.

Kendati begitu, Lies akan melaporkan itu ke pihak berwajib. Menurutnya penting ditelusuri dan diberi efek jera bagi pelakunya.

“Kita akan laporkan ini. Mudah-mudahan ditemukan pelakunya”, tegasnya.

Lies menghimbau sekali lagi kepada Netizen untuk tidak menerima pertemanan ataupun meladeni permintaan. Apalagi sifatnya mengatas namakan jabatan dan juga pribadi dia sebagai salah seorang yang berpengaruh di SulSel yakni di PKK SulSel. (*)

Read:  Bantaeng Waspada Tapi Jangan Panik, Pasien dari Jeneponto Terinfeksi MERS COV-2?