
“Ini baru awal, Insya Allah kita ajak organisasi wanita lainnya untuk melakukan kampanye lebih besar dan berkesinambungan”, imbuh Lies.
Dari keterangannya diketahui sekitar 300 organisasi wanita di SulSel hingga saat ini. Sementara kata Lies, baru 10 diantaranya ambil bagian pada kampanye kali itu.
Baginya sampah plastik sangat penting diperhatikan. Betapa tidak dampaknya luar biasa bisa merusak lingkungan.
Bahkan dengan lingkungan yang tercemar kata Ketua Tim Penggerak PKK SulSel itu, sangat memungkinkan manusia terpapar bahaya akan plastik.
Sebut saja, ikan yang mengkonsumsi plastik akibat ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab dengan membuang sampah plastik ke laut. Akibatnya ikan tangkapan nelayan pada dasarnya sudah terpapar mikroplastik, sementara manusia tidak sadar telah mengkonsumsinya sebagai pemimpin mata rantai makanan. (*)
