
Dia meminta kepada seluruh Kepala Desa, Lurah dan Camat beserta jajarannya yang hadir mengikuti BID yang ketiga tersebut untuk tidak lagi selalu melaporkan setiap masalah kepada Bupati.
Menurutnya target Pemkab untuk tahun 2023 sudah sejak dini diukur capaiannya. Prestasi yang gemilang bagi dia, akan lahir bilamana jajaran terbawah bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat sebelum tiba ke pucuk pimpinan.
“Bekerjalah melebihi target pimpinan. Kita mau ada satu desa yang terangkat karena kerjanya dan mendorong desa lain untuk berinovasi, bukan karena dia yang mengangkat dirinya”, pungkasnya.
Sementara itu Ketua Panitia, Muh Ilyas menerangkan bahwa BID kali itu diikuti sebanyak 202 orang. Merupakan BID Klaster I diperuntukkan bagi 5 kecamatan yakni Bantaeng, Bissappu, Sinoa, Ulu Ere dan Eremerasa.
“Klaster kedua nanti untuk wilayah Kecamatan Pa’jukukang, Gantarang Keke dan Tompobulu”, urainya.
Adapun BID itu sendiri kata Ilyas menjadi ruang konsultasi desa dalam pelaksanaan dukungan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD). Sekaligus menjadi wadah berbagi inovasi antara desa yang satu dengan lainnya. (*)
