
Sehingga total dibagikan selama kunjungannya hanya 7475 paket. Artinya ada 2525 yang dibagikan lagi di beberapa titik lainnya dengan memprioritaskan masyarakat kurang mampu.
“Jadi dikunjungan itu ada sebagian lokasi dimana paketnya kita alihkan ke titik lainnya. Malah ada juga yang bertambah dari jatah awal yang kita siapkan”, urainya.
Paket itu berisi beras 2 Kg, gula pasir kita 2 liter, tepung terigu 2 Kg, minyak goreng 2 liter, mentega 3 pouch, susu kental manis 2 kaleng dan biskuit 1 kaleng. Semuanya dibagikan gratis atas inisiatif Ketua PKK SulSel bersama Gubernur SulSel, HM Nurdin Abdullah serta Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb dan Pj Ketua PKK Kota Makassar, Murni Iqbal.
Sementara paket sembako itu kata Lies adalah sumbangsih beberapa perusahaan yang ada di SulSel, khususnya yang berkantor di Kota Makassar melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility).
Karenanya PKK menggratiskan sembako tersebut yang mana ditahun-tahun sebelumnya dihargai 50 ribu Rupiah per paket.
“Bapak Gubernur dan Bapak Pj Walikota tidak ingin memberatkan masyarakat, jadi semua digratiskan”, imbuhnya.
Semoga tahun berikutnya, harap Lies lebih banyak lagi yang bisa dibagikan pihaknya. Sedang untuk pembagian paket sembako ke daerah-daerah, dia mengatakan jika tiap daerah sudah menyiapkannya mengingat dia pernah melakukan hal sama selama 10 tahun di Kabupaten Bantaeng. (*)
