
Satu hal yang perlu mendapat perhatian menurut Edy sekaligus harapan terbesarnya kepada pihak BCA. Sekiranya BCA terus menyasar seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Bantaeng.
Pasalnya di Bantaeng tidak terdapat Kantor BCA apakah berupa kantor cabang ataupun model lainnya. Minimal kata Edy, siapkanlah mesin ATM khusus milik BCA karena nsabahnya mungkin saja relatif banyak pula di Bantaeng.
“Kita tahu sendiri menggunakan ATM Bersama itu potongan per-transaksinya agak tinggi. Saya berharap kedepan BCA juga sudah menyasar semua daerah untuk memudahkan nasabahnya”, pintanya.
Bulan Ramadhan lazim dimanfaatkan Edy untuk menyisihkan sebagian saldo di rekeningnya untuk THR (Tunjangan Hari Raya). Bahkan kata dia, pada rekening BCA miliknya sudah terpilah berbagai kebutuhan yang sifatnya prioritas.
“Sebagai pengusaha lokal dan masih lajang, tentu Saya harus menyisihkan untuk kebutuhan tertentu. Termasuk THR, Idul Fitri nanti Insya Allah Saya akan memanennya”, jelas dia.
Sebagian lagi telah disiapkan Edy untuk dibelanjakan menjelang Idul Fitri 1440 Hijriyah. Kebutuhannya secara pribadi harus dipenuhi untuk merayakan Hari Kemenangan bagi seluruh umat Islam.
Sementara kebutuhan lainnya terkait permodalan dan segala transaksi keuangan yang akan mengakomodir usahanya di bidang pertanian dan jual beli hasil bumi yang menjadikannya sebagai salah seorang pengusaha Milenial sukses dari desa. (*)
