250 Jama’ah Umrah Terdaftar, Al Jasiyah Travel Pilih Penerbangan Langsung

 

Jama'ah Al Jasiyah Manasik Umrah.
Manasik umrah jama’ah Al Jasiyah Travel di Remcy Panakkukang Hotel Makassar (20/08/2022).

AMBAE.co.idMakassar. Penerbangan langsung dari Makassar di musim umrah 1444 H telah dimulai lagi pekan ini. Salah satu travel umrah yang berbasis di Makassar yakni Al Jasiyah Travel, akan memberangkatkan 77 jamaah umrah pada senin 22 agustus 2022 yang diantaranya berasal dari Kota Makassar, Palopo, Kendari, Kabupaten Sinjai, dan Provinsi Papua.

Sabtu pagi, 20 Agustus 2022, bertempat di Hotel Remcy Panakkukang, Jalan Boulevard Kota Makassar, Al Jasiyah Travel menggelar manasik umrah. Bimbingan teknis umrah dibawakan langsung Ustadz H Muchsin Ramlan selaku Pembimbing Ibadah di travel yang berdiri sejak 2014 lalu dan telah memiliki izin umrah (PPIU) dan izin haji khusus (PIHK).

Read:  DMC dan ASTINDO Gagas Kerjasama Pariwisata Afrika Selatan-Sulawesi Selatan

Jama’ah umrah yang akan berangkat bakal menggunakan maskapai Lion Air dari Makassar, landing di Madinah. Sedianya menggunakan fasilitas hotel Makkah Tower yang terletak di pelataran Masjidil Haram.

“Alhamdulillah sudah mulai normal tanpa karantina. Total sudah 6 bus atau sekitar 250 jama’ah yang terdaftar untuk pemberangkatan mulai 22 Agustus, 12 September, dan 23 Oktober,” jelas Nurhayat, CEO Al Jasiyah Travel.

Lanjut Hayat, sapaan akrabnya, paket lainnya ada pula yang landing atau masuk ke Saudi Arabia melalui Kota Jeddah. Sementara untuk pilihan hotel, disesuaikan dengan paket yang diambil jama’ah.

“Di Oktober, ada 2 kali keberangkatan yakni 23 Oktober, Makassar landing Jeddah, harga paket 12 hari Rp 28,5 juta dan 24 Oktober, Makassar landing Madinah, harga paket 12 hari Rp 33,9 juta, hotel bintang 5 di Mekkah,” jelas Hayat yang juga adalah Wasekjend DPP AMPHURI dan Ketua DPD ASTINDO Sulsel.

Jama'ah Al Jasiyah Manasik Umrah.
Jama’ah umrah menyimak manasik sekaligus membaca itenerary (20/08/2022).

Pada kesempatan manasik umrah tersebut, Hayat menekankan 3 hal kepada jama’ah, “sabar, syukur, dan ikhlas”, kunci keberhasilan dan kesuksesan. Digambarkan bahwa kondisi di Saudi Arabia tidak persis sama dengan kondisi di Indonesia.

Read:  Ketua PKK SulSel Beberkan Program Strategis Menekan Angka Stunting

Karenanya, penting bagi jama’ah untuk senantiasa mengedepankan kebersamaan. Pihaknya juga akan memberangkan sang Ustadz guna membimbing rangkaian ibadah umrah.

Ditambah tim yang siap memfasilitasi jama’ah selama perjalanan seperti di bandara, bus, serta selama berada di hotel. Hayat menyebutnya tim handling Al Jasiyah. (*)