Dini Aminarti, Siswi MAN Bantaeng Jabat Bupati Bantaeng

 

Program Sehari Menjadi Bupati Bantaeng.
Dini Aminarti bersama Muhammad Arief P di depan Rumah Jabatan Bupati Bantaeng (09/08/2022).

AMBAE.co.idBantaeng. Program yang dihelat Forum Anak Butta Toa (FABT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, yakni “Sehari Menjadi Bupati Bantaeng“, mewujud pada Senin, 7 Agustus 2022. Pada akhirnya mendaulat Dini Aminarti menjadi wakil dari seluruh anak Bantaeng.

Dini, siswi MAN Bantaeng, menyisihkan sejumlah pesaingnya dari seluruh sekolah di Kabupaten Bantaeng. Sekaligus menasbihkan diri sebagai “Bupati Bantaeng” usai pengumuman di hari yang sama.

Dia diamanahkan menjabat Bupati Bantaeng selama sehari, meski tidak menggugurkan jabatan yang diemban H Ilham Syah Azikin. Tugas dan perannya pun diberikan untuk sementara waktu.

Read:  Tak Hanya Beri Bantuan, Bupati Bantaeng Tantang Kreatifitas FABT Bagi Anak Lainnya

Diantaranya, memimpin apel dan beberapa tugas terkait pemerintahan yang lazimnya dijalankan Ilham. Termasuk meninjau kegiatan pengaspalan di bilangan Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Ulu Ere, yang menjadi salah satu agenda Bupati di luar kantor.

Dirinya mengungkapkan, mendapat pengalaman berharga. Tidak mudah menjadi Bupati, bahkan lebih tidak mudah menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Saya, karena bisa bertemu langsung dengan Bapak Bupati Bantaeng. Saya juga bisa mendampingi beliau dalam beberapa kegiatan,” terang Dini pada Selasa (09/08/2022).

Kepala MAN Bantaeng, Muhammad Arief P menyampaikan apresiasi serta penghargaan kepada siswi di sekolahnya itu. Berharap, prestasi yang tidak semua anak bisa jalani dan lalui itu, mampu memotivasi Dini untuk makin meningkatkan kualitas dirinya.

“Saya sangat mengapresiasi capaian ananda Dini Aminarti. Semoga hal ini dapat membuatnya semakin percaya diri dan dapat menginspirasi teman temannya yang lain,” pungkasnya.

Lelaki yang kini memiliki dua orang putra itu, berpesan agar Dini lebih giat belajar. Kedepan, bisa saja menjadi Bupati Bantaeng sebagaimana amanat yang diberikan masyarakat Bantaeng.

Read:  Bupati Bantaeng Tegaskan Mutasi Paling Lambat 14 Hari Kedepan

Teruntuk siswa dan siswi lainnya, Arief menghimbau untuk bisa mengikuti jejak Dini, tak hanya keberaniannya, tetapi juga karakter dan kesiapannya menjadi pemimpin masa depan. Baginya, MAN Bantaeng sebagai sekolah benapaskan Islam, bukan berarti tidak mampu bersaing dan beriringan jalan dengan sekolah umum. (*)