Tanpa Diduga, Prof Jufri Bermalam Minggu Sembari Memantau Sulsel Great Sale 2021

 

Pemantauan Sulsel Great Sale 2021 oleh Prof Jufri.
Pengunjung padati event Sulsel Great Sale 2021 di Mall Pipo (06/11/21).

AMBAE.co.idMakassar. Hal tak terduga terjadi di hari keempat perhelatan Sulsel Great Sale 2021. Tepatnya Sabtu malam, 6 November 2021 di Mall Pinisi Point (Pipo), Kota Makassar.

Prof Jufri yang juga adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) bertandang ke lokasi event di Lantai II. Dimana Pelaku UMKM menempati sekitar 60 tenant untuk menawarkan produknya kepada konsumen.

Rupanya dia memantau aktivitas jual beli pada event yang fokus tiga produk itu yakni food (makanan), fashion (mode), dan tourism (pariwisata). Usai memantau dari dekat, dirinya menempati kursi tak jauh di depan panggung.

Yang mana saat itu sedang berlangsung Talk Show. Pada akhirnya beberapa orang memperhatikan keberadaan Jufri, menghampirinya dan memberi mandat untuk menyerahkan goodie bag kepada salah seorang pengunjung bazar, Rijal Djamal, tak lain Influencer kawakan Kota Makassar.

“Iya dari tadi sebenarnya, Saya kesini sengaja memang mau lihat, mau menyaksikan langsung bagaimana antusias masyarakat terhadap Sulsel Great Sale 2021. Ramai ya, pengunjung ramai berbelanja makanan, minuman, ada juga membeli pakaian. Ini luar biasa, Saya berharap kita sudah membantu Pelaku Industri Kreatif dengan menghadirkan event ini,” bebernya.

Disbudpar Sulsel bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sulsel menggelar event itu di tengah Pandemi COVID-19. Pengunjung pun harus mematuhi protokol COVID-19, saat memasuki area pameran/bazar melewati pemeriksaan suhu tubuh dan wajib memakai masker selama berada di lokasi event.

Read:  Desa Wisata Rammang-rammang Maros Sampel Pariwisata Indonesia

Kembali dijelaskan Jufri bahwa dirinya melakukan pemantauan untuk memahami sejauh mana masyarakat menerima dan merespon event itu. Betapa tidak, event itu menjadi yang pertama dihelat pihaknya sejak Pandemi bermula Maret 2020 lalu.

“Ini event pertama kita melalui Bidang Pengembangan Pemasaran yang ada di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan. Makanya akan memberi gambaran untuk sekaligus kita evaluasi, event-event selanjutnya seperti apa dan bagaimana kita laksanakan,” ujarnya.

Dia berharap transaksi meningkat selama gelaran pameran itu. Dengan begitu, akan ada dampak yang signifikan bisa dirasakan Pelaku Ekonomi Kreatif.

“Termasuk Saya kira teman-teman Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dari sini start-nya untuk melakukan persiapan-persiapan mengikuti event yang lain nanti,” pungkasnya.

Sembari menyantap makanan dan minuman dari tenant yang ada, sesekali dia menyapa pengunjung yang lewat di sekelilingnya. Mencoba mendapatkan informasi dari pengunjung terkait event Sulsel Great Sale 2021.

Read:  Nurdin Abdullah Saksi Dibangunnya Asrama Putri Mahasiswi di DIY

Hal sama dilakukan kepada Pengurus BPPD Sulsel usai Talk Show. Tampak hadir malam itu diantaranya Hendra Nick Arthur selaku Direktur Eksekutif periode sebelumnya.

“Pastinya kita akan punya datanya, bagaimana omzet penjualan selama event ini. Tingkat kunjungan dari hari ke hari, penutupannya besok mugkin akan lebih ramai lagi,” kunci dia. (*)