Nenek Tak Beridentitas Mendapat Penanganan Dinas Sosial Provinsi SulSel

Penanganan Lansia Terlantar oleh DinSos SulSel.
Gemala Faoza (kiri) mendampingi Ketua PKK SulSel saat meninjau UPT PPSLU Mappakasunggu DinSos SulSel di Kota Parepare (13/10/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Langkah penanganan terbilang gemilang terus ditunjukkan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan (DinSos SulSel) di bawah kendali Gemala Faoza selaku Kepala Dinas.

Pada Senin malam (07/12/20), telah mengevakuasi seorang perempuan Lanjut Usia (Lansia). Nenek yang belum diketahui identitasnya itu segera dirawat Tim Medis di Rumah Sakit Labuang Baji, Kota Makassar.

“Iya benar, ada seorang Nenek yang kami evakuasi atas laporan dari warga. Saat ini sudah ditangani pihak Rumah Sakit Labuang Baji”, jelas Gemala.

Nenek dimaksud terlantar di Jalan Cenderawasih, Kota Makassar dengan kondisi memprihatinkan. Sehingga penting untuk memulihkan terlebih dahulu kondisi kesehatannya.

Read:  FABT Lombakan Padende dan Asing-asing

Karenanya Gemala memerintahkan jajarannya bergerak cepat demi menyelamatkan jiwa Lansia itu. Terjun ke lapangan Tim Rehabilitasi Sosial yang dibawahi langsung DinSos SulSel.

“Langkah awal Saya kira ini. Jadi Saya dibantu Pak Wadir Rumah Sakit Labuang Baji, Bapak Nur Ilham, supaya Nenek ini dirawat sebelum kami tangani lebih lanjut”, paparnya.

Adalah Wakil Direktur Umum, SDM dan Pendidikan Rumah Sakit Labuang Baji yang dihubungi Gemala sekaligus memfasilitasi perawatan sang Nenek. Gemala sendiri berharap, dengan kesehatan yang membaik bahkan pulih ke kondisi normal, pihaknya dapat memindahkan Lansia itu ke Unit Pelaksana Teknis – Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (UPT – PPSLU) Mappakasunggu, DinSos SulSel di Kota Parepare.

“Mudah-mudahan ke depan, koordinasi makin kuat. Dan tentu saja sinergitas semua pihak untuk peningkatan pelayanan yang terus bertambah kualitasnya”, kunci dia. (*)