Santuni 3573 Anak Panti Asuhan, Ketua PKK SulSel: Semoga Anak-anak Terhindar Corona

Sembako PKK SulSel kepada Panti Asuhan.
PKK SulSel salurkan bantuan beras kepada puluhan Panti Asuhan (22/04/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Tak kurang dari 3573 anak di Kota Makassar, baik laki-laki maupun perempuan menerima bantuan dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Sulawesi Selatan (TP PKK SulSel) pada Rabu (22/04/20).

Mereka adalah anak binaan Panti Asuhan yang ada di Kota Makassar. Lazim disebut dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), dalam sehari PKK SulSel menyantuni 85 LKSA di Kota Makassar.

Read:  Pertengahan Ramadhan, Dekranasda SulSel Bagikan 1000 Takjil pada Mahasiswa

Hj Liestiaty F Nurdin selaku Ketua PKK SulSel mengaku bersyukur bisa berbagi untuk anak Panti Asuhan. Dia meyakini jika mereka pun iktu terdampak Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Karenanya dia berharap bantuan bisa dimanfaatkan dengan baik. Dengan begitu keberadaan anak selama pandemi bisa terjaga untuk tetap di dalam rumah atau Panti Asuhan.

“Semoga anak-anak kita terhindar virus corona. Bantuan ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan di Panti Asuhan”, ujarnya.

Lies juga menyebutkan jenis dan jumlah bantuan yang disalurkan. Masing-masing LKSA kata dia menerima 100 Kg beras ditambah telur dan mie instant.

“Paket bantuannya ada beras juga telur dan mie. Untuk berasnya kita berikan 100 Kg setiap Panti Asuhan”, beber Lies.

Dosen Fakultas Perikanan UNHAS Makassar yang memimpin PKK SulSel sejak 2018 itu, menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADaldukKB) Provinsi SulSel dalam proses pendistribusiannya ke LKSA.

Read:  Kolaborasi Pemprov-GenPI SulSel-GenPI Poltekpar Makassar Bantu 45 Mahasiswa Tak Pulang Kampung

Demikian halnya terkait data penerima, pihaknya mengacu pada Data Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Makassar Tahun 2020. Lies kembali mempertegas bahwa PKK SulSel terus berupaya menyasar komponen masyarakat lainnya yang terdampak COVID-19. (*)