Gubernur Sulawesi Selatan Resmikan Gedung Berlantai 3 BRI Bantaeng

Kegiatan Peresmian Gedung Kantor BRI Bantaeng.
Nurdin Abdullah (tengah) dan Ahmad Solichin Lutfiansa menanda tangani prasasti peresmian Gedung Kantor BRI Bantaeng (09/03/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Kabar gembira bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) khususnya Kantor Cabang Bantaeng di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Pasalnya hari ini, menggelar Peresmian Gedung Kantor Baru yang berlokasi di Jalan Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng pada Senin pagi (09/03/20).

Gedung berlantai 3 itu diresmikan langsung Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), HM Nurdin Abdullah. Ditandai penekanan tombol, penanda tanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Didampingi Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Ahmad Solichin Lutfianto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua), Mohamad Nurdin Subandi, Inspektur BRI, Kaspia, Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin, Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, Hamzah Ahmad dan Kepala BRI Cabang Bantaeng, Mirza Indra Firmansyah.

Nurdin Abdullah menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pembukaan kantor baru tersebut. Diikuti do’a dan apresiasi dengan harapan BRI Cabang Bantaeng dapat diberkahi Tuhan Yang Maha Kuasa menjalankan misinya untuk turut mensejahterahkan masyarakat melalui sektor perbankan.

“Kita berharap Bantaeng ini jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di SulSel dan akan mendukung pertumbuhan perekonomian Provinsi SulSel. Selamat atas pembukaan kantor baru ini”, ujarnya.

Dia juga mengajak lembaga perbankan lainnya di Bantaeng untuk membenahi layanannya maupun kantornya seperti yang dilakukan BRI. Menurutnya kantor yang megah adalah cerminan dari semakin membaiknya pelayanan yang diberikan kepada nasabah.

“Inshaa Allah KIMA (Kawasan Industri Makassar) sudah melakukan MoU untuk kita relokasi kesini dalam rangka perluasan. Makanya sangat tepat kalau BRI punya kantor yang megah”, ungkapnya.

Lanjut mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, bank lainnya tidak boleh marah jika semua masyarakat berbondong-bondong menabung dan memanfaatkan layanan perbankan di BRI. Karenanya semua bank harus mengikuti langkah BRI, bahkan terus menjalin kemitraan dengan Pemerintah baik Pemprov SulSel maupun Pemkab Bantaeng.

“Jangan marah ya kalau semua ke BRI karena yang lain belum membenahi kantornya”, paparnya.

Penting bagi dia agar BRI mem-backup masyarakat yang ada di pelosok pedesaan dan juga pesisir pantai. Sebagai negara agraris dan kepulauan, kemiskinan tidak seharusnya dialami masyarakat di dua zona itu.

Read:  Total 56 Tangki Air Bersih Sudah Didistribusikan PKK SulSel Untuk Dinikmati Warga Makassar

Ahmad Solichin Lutfianto menanggapi hal itu dengan meyakinkan Nurdin Abdullah jika pihaknya akan membangun komitmen penuh mendukung SulSel lebih maju lagi. Begitu pun Bantaeng menjadi sasaran kerja sama ke depan.

“Kami dari BRI siap bekerja sama dengan Pemprov SulSel maupun Pemkab Bantaeng untuk bersama-sama memajukan SulSel. Kalau tidak ada SulSel, pagi ini Saya tidak bisa berdiri di sini”, bebernya.

Dikisahkan bahwa dirinya seolah de javu dengan kegiatan itu. Ahmad pernah bertugas di Kabupaten Bone (Watampone), bahkan menjadi awal karirnya di BRI di tahun 1993.

“Saya awali karir di BRI sebagai pekerja tahun 1993. Pertama kali di Watampone, makanya Saya seperti de javu sejak 30 tahun lalu, ada barongko, kue khas SulSel”, pungkasnya.

Bantaeng bagi dia, telah melahirkan banyak tokoh hebat. Tak hanya di lingkungan BRI, namun di Pemerintahan pun demikian, satu diantaranya adalah Gubernur SulSel saat ini. (*)

Read:  Puncak HAN 2019 Gubernur SulSel Sebut Anak Prioritas Pembangunan