Technopark Bantaeng Kado HJB 765

Temu Bisnis dan Diseminasi Teknologi Technopark Bantaeng.
Ilham Azikin (kemeja putih di tengah) pada kegiatan Temu Bisnis dan Diseminasi Teknologi Technopark Bantaeng (06/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Bertempat di Gedung Technopark Bantaeng yang berlokasi di Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng dilaksanakan Temu Bisnis dan Diseminasi Teknologi, Jum’at pagi (06/12/19).

Kegiatan yang diprakarsai Bantaeng Technopark itu mengusung tema “Menembus pasar disruptif menuju PPBT Tangguh dan Bekelanjutan untuk Mendukung Kekuatan dan Kedaulatan Ekonomi Bangsa”. Merupakan rangkaian peresmian Bantaeng Technopark yang dijadwalkan Sabtu besok, 7 Desember 2019 sebagai hadiah Hari Jadi Bantaeng (HJB) yang ke-765.

“Kami mencoba memberi kado spesial di ulang tahun Bantaeng tahun ini. Kabupaten Bantaeng merupakan mitra paling tua dan paling lama dari BPPT yaitu yang ke-765 tahun”, ujar Dudi Iskandar selaku Direktur PTPP-BPPT RI (Pusat Teknologi Produksi Pertanian-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Republik Indonesia).

Lanjut dikatakan Pimpinan institusi yang menangani pelaksanaan pengkajian dan penerapan di bidang teknologi produksi tanaman, perikanan serta peternakan itu bahwa Technopark sudah bermitra dengan Bantaeng kurang lebih 5 tahun sejak Pemerintahan Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr sebagai Bupati Bantaeng di Periode keduanya (2013-2018).

“Melalui Technopark Bantaeng, kami menyediakan wadahnya untuk Pemerintah dan Masyarakat Bantaeng. Bapak Gubernur Sulawesi Selatan saat ini salah satu mitra kami yang pertama menerima kami di Bantaeng dan Alhamdulillah diteruskan Bapak DR. H. Ilham Azikin, M.Si, Bupati saat ini”, bebernya.

BPPT khususnya PTPP kata Dudi, hanya bisa menyediakan sarana berbasis teknologi berupa hardware baik gedung maupun laboratorium. Selanjutnya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin lintas sektoral pada berbagai kebutuhan.

“Jadi hari ini kita ada 2 acara utama, pertama temu bisnis dan yang kedua diseminasi teknologi di bidang perikanan”, urai dia.

Temu bisnis mempertemukan UMKM, Pengusaha Pemula, Mahasiswa serta institusi mitra seperti perbankan, Universitas Hasanuddin Makassar, Pertani dan Pemerintah. Didalamnya membahas ide bisnis inovatif dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Read:  Ketua PKK SulSel Siapkan Fasilitas Belajar Bagi Anak Down Syndrome

Sementara untuk diseminasi, dilakukan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng berupa paket diseminasi teknologi perikanan dan SOP (Standar Operasional Prosedur) perbenihan. Diterima Muslim Ansar dan Sudirman selaku perwakilan peserta diseminasi teknologi dan PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) Technopark Bantaeng.

Ilham Azikin yang membuka secara resmi kegiatan itu menuturkan jika kehadiran Technopark Bantaeng sebagai bentuk komitmen yang terintegrasi antara visi Pemerintah Pusat hingga ke Provinsi dan Kabupaten/Kota khususnya Bantaeng. Titik fokusnya pada pengembangan SDM yang unggul berbasis teknologi.

“Kita ingin BPPT jadi mitra yang terus mensupport komitmen kita untuk senantiasa hadir melayani masyarakat dan anak muda yang bergerak sangat dinamis”, tutur Ilham.

Kado HJB 765 itu diyakini Ilham akan semakin memacu organisasi Pemerintah agar mampu menyesuaikan dengan kondisi kemajuan hari ini. Tatkala anak muda yang fenomenal dengan sebutan milenial tidak berhenti menciptakan inovasi lebih cepat.

“Masyarakat harus mampu merasakan kehadiran Pemerintah. Karenanya kita harapkan Technopark Bantaeng ini sebagai laboratorium pengembangan diseminasi teknologi bagi masyarakat, tidak hanya sektor pertanian, penekanannya pada SDM”, pungkasnya.

Usai pembukaan yang dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, dilanjutkan dengan Temu Bisnis dan kegiatan Diseminasi Teknologi Pertanian. Tak jauh dari gedung itu digelar pula pameran produk dari UMKM yang menjadi mitra Technopark Bantaeng. (*)