
Disamping itu, nelayan bisa langsung melakukan transaksi jual beli baik di tengah laut maupun di darat. Jadi seorang nelayan cukup memasukkan data ikan yang akan dijualnya pada list penjualan di aplikasi.
Sementara keutamaan dari FishOn sendiri kata Sarwan, nelayan tidak direpotkan lagi mencari kesana kemari spot ikan berkumpul.
“Nelayan-nelayan kita tinggal mendatangi spot ikan dan menangkapnya karena tersedia data pada aplikasi FishOn dengan tingkat keakuratan 80 persen lebih”, urainya.
Dari sisi keuntungan, beberapa hal dimudahkan dengan adanya FishOn. Pertama kata dia, nelayan dapat mengefisienkan waktu, tenaga dam biaya dengan hasil lebih banyak.
Kedua, Pemerintah akan diuntungkan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak. Develover FishOn menyiapkan monitoring bagi Pemerintah untuk memantau pergerakan pajak yang masuk.
