Petik Hikmah Ramadhan 1440 H Dari Anak Penyusun Sendal

Menyusun sendal.
Sendal dan sepatu jama’ah tidak berhamburan karena selalu disusun oleh anak di Masjid Babussa’adah Lumpangang.

“Saya senang menyusun sendal dan sepatu biar rapi kelihatan. Kalau warna merah, Saya susun didekat warna merah juga”, tutur salah seorang anak Atmim Sair.

Dia yang baru berusia sekitar 11 tahun itu mengaku senang dan telah menjadikan kebiasaan sejak masuk Ramadhan 1440 H karena baru tahun ini dimulai. Daripada main-main di masjid kata Atmim, akan lebih bagus jika waktunya di masjid digunakan untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat.

Read:  Remaja Masjid Taqwa Tompong Sukses Gelar MTQ XXXI Tahun 2019

Saat ini Atmim duduk di Kelas V MIS DDI Mattoanging. Putera dari pasangan Sudirman sebagai Guru Bahasa Arab DDI Mattoanging dan Sitti Irma yang juga adalah Guru SKI DDI Mattoanging itu berdalih melakukan hal dimaksud setelah mendapat arahan dari para Pengurus Masjid untuk membuat kreatifitas merapikan alas kaki jama’ah.

Bersama 4 anak lainnya setiap jama’ah yang datang diperhatikannya dengan seksama. Bilamana ada jama’ah yang tidak menyusun sendal atau sepatunya dengan rapi dengan mengikuti deretan yang ada, mereka pun merapikannya seketika itu.

Read:  Puluhan Ayat Surat Al-Baqarah Mengawali Tarwih Pertama 1442 Hijriyah

Dampaknya luar biasa, hampir dipastikan tidak ada lagi alas kaki jama’ah yang berhamburan di halaman masjid. Diketahui masjid itu memberlakukan hal sama dengan masjid lain yakni pembatasan area suci agar tidak menggunakan alas kaki melewati batas tersebut.