Bukber Kecamatan Eremerasa Tampil Beda, Langsat Jadi Pencuci Mulut

Bukber Kecamatan Eremerasa.
Bupati Bantaeng (tengah) berbincang sambil menunggu saat berbuka puasa.

AMBAE.co.id – Bantaeng. Hal unik dijumpai di Kantor Kecamatan Eremerasa yang berlokasi di Dusun Pullauweng, Desa Ulugalung. Buah langsat menjadi primadona bagi ratusan warga yang menghadiri Buka Puasa Bersama (Bukber) pada Selasa petang hingga malam (14/05/19).

Warna kuning membalut buah ini menjadi ciri khas tersendiri sekaligus memikat. Tuan rumah yang adalah Pemerintah Kecamatan Eremerasa menyiapkan begitu banyak langsat sebagai pencuci mulut.

Read:  Isteri NA Monitor 8 Daerah yang Absen Ikuti Duta Wisata SulSel 2019

Di tiap meja setidaknya ada 1 dos berisi langsat. Termasuk di hadapan Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin dan para pejabat seperti Sekda Bantaeng, Abdul Wahab dan Kakan Kemenag Bantaeng, H Muhammad Yunus.

Begitu pula di meja barisan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti bersama para pengurus PKK, DWP (Dharma Wanita Persatuan) dan Kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng.

Read:  Liestiaty F Nurdin Ajak Majelis Ta'lim Rajin Baca Al-Qur'an dan Tafsir

Langsat ini menjadi pembeda di hari ke-3 Safari Ramadhan 1440 H, Selasa (14/05/19). Disamping menu utama seperti konro kuda, sate, gagape’, acar serta beragam kue-kue untuk berbuka puasa.

Diketahui langsat masih satu keluarga dengan duku, namun punya beberapa perbedaan. Manfaat langsat bagi tubuh luar biasa.

Dari sejumlah penelitian menyimpulkan kemungkinan manfaat buh yang tumbuh di daerah tropis ini untuk mereka yang menjalani proses diet. Serat dan kandungan kalorinya akan melancarkan pencernaan serta meningkatkan tenaga tanpa harus mengkonsumsi makanan yang banyak.

Read:  Ilham Azikin Satu Meja Awak Media Dalam Gelaran Bukber 14 Ramadhan

Maka tidak salah jika Camat Eremerasa, Irfan Fajar sengaja mendatangkan buah berwarna kuning ini dari kebun miliknya untuk disantap saat Bukber di wilayah yang dipimpinnya. (*)