KPU Bantaeng gelar Rakor terkait Penayangan Iklan Kampanye melalui Media Pemilu 2019 (26/02/2019).

Ketua KPU Bantaeng: Jangan Sungkan Beritakan Kalau Kami Tidak Lurus

Bantaeng, Selasa (26/02). Ngopi bareng sebagai salah satu aktifitas untuk mempererat silaturahmi menjadi topik hangat dibincangkan Hamzar selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng di Hotel Ahriani Bantaeng, Selasa pagi, 26 Februari 2019.

Dia mengajak para Jurnalis untuk ngopi bareng di warung kopi (warkop). Kepada para Awak Media dikatakan jika pihaknya sangat ingin duduk bersama membahas banyak hal meski sudah mendapat larangan ke warkop.

“Insya Allah beberapa hari ke depan kita ada Ngopi Bareng Jurnalis. Tentukan saja kapan dan dimana tempatnya tapi warkopnya harus netral dan steril”, janji Hamzar.

Read:  Persit KCK Dim 1410 Bantaeng Bersih-bersih Selokan

Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi bertajuk Penayangan Iklan Kampanye Melalui Media Pemilu 2019. Selain Jurnalis juga diikuti perwakilan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 untuk Daerah Pemilihan Kabupaten Bantaeng.

Di kesempatan sama Hamzar menegaskan untuk tidak segan dan sungkan memberitakan pihaknya mulai dari Ketua KPU dan jajarannya sampai penyelenggara tingkat terbawah.

“Kalau tidak lurus beritakan saja begitu! Awasi penyelenggara mulai dari kami hingga teman-teman di tingkat PPK dan PPS”, tegasnya.

Turut hadir menjadi pembicara diantaranya Komisioner KPU Kabupaten Bantaeng, Ansar Tuba dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nuzuliah Hidayah.

Read:  Rekapitulasi Manual Pilkades Biangkeke Tuntas, Cuma Selisih 2 Suara

Ansar Tuba memaparkan teknis penayangan iklan sesuai Petunjuk Teknis yang dibuat KPU Bantaeng pertanggal 31 Januri 2019. Disebutkan dalam aturan itu ada 3 media yang bisa digunakan untuk menayangkan iklan yakni Media Cetak berupa Koran Harian, Media Elektronik Radio dan Media Elektronik Televisi.

“Kalau iklan di Media Online, silakan saja. Tidak diatur di Juknis ini tapi tidak dilarang. Saya tidak bisa melarang karena tidak ada aturannya”, pungkasnya.

Read:  Ibu-ibu Cantik PKK Bantaeng Membagi 500 Takjil

Media Online rupanya tidak disebutkan sedikit pun dalam Juknis tersebut. Ansar Tuba kembali menerangkan bahwa bagi peserta Pemilu baik Parpol maupun Pasangan Capres, Caleg dan Calon Anggota DPD yang mau beriklan di Media Online bisa secara mandiri alias didesain sendiri dan dibiyai sendiri. (*)