Haru Warnai Lepas Sambut Pejabat Budpar Sulsel

 

Pelepasan dan Penerimaan Pejabat lingkup Disbudpar Sulsel.
Kadisbudpar Sulsel (kiri) menggelar Lepas Sambut di Gedung MULO Makassar bagi para pejabat yang bergeser (04/01/22).

AMBAE.co.idMakassar. Bertempat di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel), dilaksanakan Lepas Sambut bagi para pejabat yang mengalami pergeseran dari dan ke OPD lain. Kegiatan itu lebih tepatnya dihelat di Gedung MULO yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 23, Kelurahan Mangkura, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar pada Selasa pagi (04/01/22).

Pertemuan relatif singkat itu bernuansa kesedihan sekaligus kegembiraan. Tentu saja foto bersama tidak dilupakan, diikuti dengan saling berpamitan satu dengan yang lainnya.

Dari 12 orang yang dilantik dan diambil sumpahnya secara daring pada 31 Desember 2021, 6 orang diantaranya bergeser ke OPD lain. Sisanya berganti posisi di internal Disbudpar Sulsel.

Muhammad Jufri selaku Kepala Dinas memimpin pertemuan. Dia mengatakan bukan ranahnya dan tidak seharusnya membahas terkait reposisi dari para ASN (Aparatur Sipil Negara).

Malah itu adalah sebuah berkah bagi tiap ASN itu sendiri. Pimpinan tertinggi telah memiliki pertimbangan disertai keinginan untuk melihat para pejabat menempati posisi yang lebih baik, sekaligus menjadi momen penyegaran, khususnya bagi mereka yang telah lama mengemban amanah jabatan tertentu.

“Saya dan kita semua tentu sangat memahami, ini hal sangat wajar, lumrah dalam pola pengembangan ASN kita. Wajib bagi kita, kedepankan loyalitas terhadap pimpinan dari apa yang menjadi ketetapan dan keputusan,” tutur Jufri.

Meski begitu, Jufri mengaku menahan sebuah kesedihan pada dirinya dengan adanya pergeseran. Di samping itu, ada kegembiraan pula yang bercampur ke dalam rasa, bahwa beberapa pejabat yang bergeser keluar digantikan dengan pejabat lainnya dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain dalam lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Alhamdulillah, teman-teman yang masuk kesini pada umumnya adalah peninggalan lama. Selamat datang, persis di awal tahun 2022 ini diberi amanah untuk bersama-sama di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan. Bagi teman-teman yang mendapat promosi dan penempatan baru di luar instansi kita, Saya juga mengucapkan selamat jalan dan selamat berkiprah,” ujarnya.

Satu diantaranya, Devy Khaddafi yang karib disapa Devo adalah mantan Kepala Bidang Pemasaran beberapa tahun lalu dan terakhir menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel. Saat ini kembali dipercayakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk mengisi posisi Sekretaris Disbudpar Sulsel.

Read:  Terdampak COVID-19, Guide Tour dan Supir Pariwisata Kebagian Sembako GenPI-Disbudpar SulSel

Tampak hadir Kemal Redindo Syahrul Putra yang kini menjabat Sekretaris sekaligus Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DKPHP) Sulsel. Sebelumnya menempati posisi Sekretaris pada Disbudpar Sulsel.

Bagi Jufri pergeseran itu tidak akan mengganggu kinerja OPD hingga saat ini. Terlebih para pejabat baru pernah berada di Disbudpar Sulsel serta banyak memahami terkait budaya, pariwisata, dan ekonomi Kreatif Disbudpar Sulsel.

“Ada pak Teken, beliau ini pernah lama di Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi (Parpostel), begitu juga pak Devo. Dengan energi baru, kita akan sama-sama mengawal Kesekretariatan dan juga Bidang, serta Seksi yang ada,” terang Kadis yang bergelar Professor itu.

Untuk diketahui, Teken kini menempati posisi Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Disbudpar Sulsel yang sebelumnya dijabat Syamsuniar Malik. Sebelumnya di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel sebagai Sekretaris serta pernah menempati posisi Kepala Bidang Kesenian dan Ekonomi Kreatif

Read:  Gubernur Sulawesi Selatan Dijadwalkan Buka Jambore PKB dan PLKB 2019

Lanjut Mantan Kadis Pendidikan (Disdik) Sulsel itu mengajak para pejabat yang masuk dan keluar pasca mutasi, agar senantiasa menjaga semangat, memperkokoh kebersamaan, sinergitas, serta tidak menutup kemungkinan ada kolaborasi.

Semisal program dan kegiatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulsel, selayaknya dikuatkan oleh ASN yang bergeser kesana sebagai Kepala Seksi Bina Kelembagaan Pemerintahan Desa dan Desa Adat yakni Riswan Sawedi yang sebelumnya menjabat Pengelola Data Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan pada UPT (Unit Pelaksana Teknis) Museum dan Taman Budaya untuk mendukung pengembangan dan kemajuan Desa Wisata.

Demikian halnya Syamsuniar Malik yang bergeser ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk) Sulsel menempati posisi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan. Jufri mengharapkan kegiatan pemberdayaan bisa diarahkan ke Desa Wisata dan Destinasi Wisata.

Lalu untuk Disdik Sulsel, mantan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Hj Djamila yang bergeser menjadi Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus/Layanan Khusus Bahasa dan Sastra Daerah, diminta untuk menyokong peningkatan wisata edukasi melalui sharing program kedua OPD. Sebagaimana bentuk penguatan atas MoU (Memorandum of Ourstanding) yang telah berjalan selama kurang lebih 2 bulan terakhir.

“Mudah-mudahan pariwisata kita terus bangkit dan maju. Sektor yang membutuhkan sinergitas dan kolaborasi banyak pihak, terutama kita seluruh OPD yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mohon ini bisa dikuatkan sinergitasnya dengan instansi yang ditempati teman-teman,” imbuh Jufri.

Pejabat lainnya yang bergeser keluar Disbudpar Sulsel adalah Zainal Arifin ke Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Sulsel sebagai Kepala UPT Kebun Raya Pucak, Rina Trisnawaru dari Kepala Seksi Tata Kelola Desinasi pada Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata dimutasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel sebagai Kepala Subbidang Verifikasi dan Validasi Obyek dan Subyek Pajak.

Read:  Kali Keenam DisBudPar SulSel Fasilitasi Penuh LCCM Nasional

Lalu Kepala UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu (TB BSO) Disbudpar Sulsel ditempati Amriana menggantikan Zainal Arifin. Pernah menjabat Kepala UPT Museum Mandala dan Societeit de Harmonie.

Takdir H Wata sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata (PDTW) pada Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata menggantikan Amriana. Ahmad Yusran yang pernah menjabat Kepala Seksi Pembinaan Event Pariwisata, kini menjabat Kepala Seksi Promosi Pariwisata yang sebelumnya dijabat Wibowo.

Sementara Wibowo bergeser ke Seksi Pengkajian, Penyajian, Dokumentasi, dan Publikasi sebagai Kepala Seksi di UPT Museum dan Taman Budaya. Dia menggantikan Lan Sana yang kini menjabat Seksi Pembinaan Event Pariwisata.

Berikutnya, Al-Azhar dipercayakan menjadi Kepala Seksi Pengembangan Pemuda pada Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Sulsel, dia pernah menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha pada UPT Museum TB BSO dan diisi kini oleh Renville Gaji.

Hj Djamila sendiri digantikan oleh Patarai A Burhan GS yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sulsel. Sedangkan Takdir H Wata digantikan Muhammad Fikri Janhari. (*)