Transaksi Sulsel Great Sale 2021 Capai 850 Juta Rupiah, BPPD Apresiasi Disbudpar Sulsel

 

Hasil event Sulsel Great Sale 2021.
Kadisbudpar Sulsel (jas hitam) bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel (kiri) meninjau tenant di Sulsel Great Sale 2021 (03/11/21).

AMBAE.co.idMakassar. Pelaksanaan Sulsel Great Sale 2021 (SGS 2021) selama lima hari telah berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 850 juta di mall terbesar yang terletak di lahan milik Pemprov Sulsel di Jalan Tanjung Bunga, Kota Makassar. Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) pun kebanjiran apresiasi.

Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel Irham Samad mengatakan pencapaian ini bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke-414.

“Transaksi event milik Pemprov Sulsel ini paling tidak sedikit menggerakkan ekonomi Kota Makassar. Ini bisa jadi kado terbaik dari Pemprov Sulsel yang diwakili kami dari Badan Promosi Daerah bersama Disbudpar Sulsel,” kata Irham Samad melalui siaran persnya pada Senin (08/11/21).

Dia menjelaskan biaya produksi event yang menggunakan APBD Sulsel itu paling banyak diserap Mall Phinisi Point (Pipo) yang sebagian sahamnya adalah milik Pemprov Sulsel.

“Cost produksi kami yang paling besar itu terserap di venue Mall Pipo. Disbudpar Sulsel harus anggarkan sebesar Rp 75 juta. Sedangkan tenant yang kita pakai hanya 65 booth. Seharusnya daerah hanya bayar Rp 1 juta per booth,” kata dia.

Selain itu, Irham Samad juga memberikan apresiasi kepada The Season salah satu mitra strategis BPPD Sulsel yang telah memberikan ruang kolaborasi bersama Pemprov Sulsel untuk mendukung SGS 2021 termasuk even Makassar Great Sale yang tengah digelar Pemkot Makassar.

“Makassar Great Sale (MGS) pertama kali kami gelar sejak 2017 lalu. Kami yang bergabung dalam Badan Promosi Makassar yang pertama kali menggelar even itu. Dan MGS adalah bagian dari event Sulsel Great Sale 2021. Event ini bagian dari dukungan kami untuk mendukung 24 Kabupaten/Kota termasuk HUT Kota Makassar,” ucap Irham.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan Prof Muhammad Jufri memberikan apresiasi kepada tim milenials Badan Promosi Pariwisata Sulsel dan Asosiasi Duta Wisata (ADWINDO) Sulsel yang mampu melakukan akselerasi antara Pemprov Sulsel dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Termasuk Pemkot Makassar dalam menggelar event great sale bersama.

Read:  Bulukumba Kebagian Peluang Meningkatkan SDM Hotel dan Pondok Wisata

Dia berharap event Sulsel Great Sale adalah even pertama yang bisa menjadi pemicu kebangkitan ekonomi daerah dari sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Apalagi lanjutnya, ekonomi Sulsel termasuk Makassar hampir dua tahun perekonomian bergerak melambat akibat pandemi COVID-19.

“Ini adalah event pertama di bawah koordinasi Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel dan event ini harapannya akan menjadi spirit untuk mulai membangkitkan semua ekonomi kreatif di Sulsel,” sebut Prof Jufri.

Dia melanjutkan, pengembangan sektor pariwisata utamanya di tengah pandemi ini, kerja sama dan kekompakan sangat penting dari setiap pihak atau pentahelix pariwisata yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku industri, masyarakat atau komunitas, hingga industri media.

Read:  Gerakan BISA, DisBudPar SulSel Minta KemenParEkRaf Gaspol

Founders The Season Alvina Margareta juga memberikan apresiasi terhadap seluruh tenant yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan even 24 Kabupaten/Kota Sulsel Great Sale 2021.

“Kami memberikan apresiasi BPPD Sulsel dan Disbudpar Sulsel yang telah memberikan kepercayaan meng-handle event sebesar ini,” kata dia.

Sementara itu sejumlah pihak yang mendukung pelaksanaan even ini adalah Bank Sulselbar dan beberapa sponsor pendukung lainnya seperti Gojek dan Tokopedia.

Read:  KRI Dewa Ruci Jelajahi Jalur Rempah SulSel Agustus Mendatang

Dukungan lainnya juga muncul dari organisasi profesi IHGMA Pusat dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel yang diikuti perwakilan industri pariwisata ASITA Sulsel dan PHRI Sulsel. (*)