Kunjungi Sentra Kerajinan Jawa Barat, Ketua Dekranasda SulSel Berhasil Membatik

Ketua Dekranasda membatik.
Ketua Dekranasda SulSel (keempat dari kanan) saat berada di Rumah Batik Komar, Bandung (02/12/20).

AMBAE.co.id – Bandung. Dikenal dengan batiknya sebagai salah satu produk UMKM di Jawa Barat (JaBar), Hj Liestiaty F Nurdin selaku Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Provinsi SulSel (Sulawesi Selatan) ikut membatik. Dia berhasil memproduksi sehelai batik tulis.

Dirinya pun tak lupa menyematkan namanya pada sisi bawah motif batik. Karya itu dia kerjakan dengan metode canting atau menuliskan motif di atas kain mori.

“Senang juga bisa bikin batik. Tadi Saya langsung mempraktekkannya, pakai canting, lalu membatik sesuai pola dari motif batiknya”, ungkap Lies pada Rabu (02/12/20).

Proses itu juga dikerjakan para Pengurus Dekranasda SulSel yang berjumlah puluhan orang. Merupakan rangkaian kunjungan ke Provinsi JaBar dalam rangka Studi Kaji Produk Kreatif selama 4 hari (1-4 Desember 2020).

Read:  Maros Daerah Keempat, Gelaran Operasi Celah Langit-langit PKK SulSel

Lies berujar, untuk mendorong Pengrajin lebih kreatif, Pengurus Dekranasda mesti memiliki pengetahuan mumpuni. Karenanya, di awal Desember 2020, dirinya memutuskan memberangkatkan pengurus ke JaBar.

Tentu, bukan untuk melihat semata. Lebih jauh diharapkan, bisa membangun kerja sama terutama dengan Dekranasda JaBar agar produk kedua daerah bisa disinergikan di masa mendatang.

Di samping itu, dalam 2 tahun terakhir pihaknya intens mendatangkan Instruktur berpengalaman dari Pulau Jawa ke SulSel. Sejumlah Kabupaten/Kota telah difasilitasi, instruktur mengajarkan ilmunya kepada Pengrajin.

Read:  Kunjungi HPMB Bandung dan Yogyakarta, IA: Jangan Anggap Remeh Covid-19

Misalnya pada pelatihan pengolahan garam spa di Kabupaten Jeneponto, industri kerang-kerangan di Kota Parepare dan industri gerabah di Kabupaten Takalar. Untuk daerah lain yang belum kebagian karena terkendala Pandemi COVID-19, Lies menegaskan akan melanjutkan program tersebut ditahun 2021.

“Ini momen berharga untuk kita belajar. Kita berharap hal seperti ini bisa kita hadirkan juga, jadi orang-orang bisa mengunjungi pusat kerajinan, bukan cuma melihat produknya tapi bisa mempraktekkan cara pembuatan produk kerajinan itu”, pungkasnya.

Untuk diketahui, Rumah Batik Komar di Jalan Cigadung Raya Timur 1 Nomor 5, Kota Bandung yang dikunjungi Lies merupakan pelopor berdirinya Kampung Batik Bandung. Karena kesohorannya hingga mancanegara, kini masuk sebagai salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi dan ditempati belajar. (*)