Ketua Dekranasda SulSel Kepincut Jahe Merah di Pekan Produk Kreatif

Pameran produk UKM pada Pekan Produk Kreatif 2020 Dekranasda SulSel.
Ketua Dekranasda SulSel (hijab merah di kiri) meninjau booth pameran pada Pekan Produk Kreatif 2020 (08/10/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Gelaran Pekan Produk Kreatif 2020 di Eboni Ballroom, Hotel Gammara, Kota Makassar memikat konsumen dengan adanya pameran mini. Di samping dilaksanakan Fashion Show Sutera dengan kategori busana kantor dan gaun malam atau busana pesta.

Termasuk Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel), Hj Liestiaty F Nurdin memborong produk yang ada. Sejumlah booth kebagian rezeki tatkala Lies membeli beberapa produk pada Kamis (08/10/20).

Read:  Puteri Cilik dan Remaja SulSel Minta Restu DisBudPar SulSel, Sekdis: Buat Kontennya, Kami Promosikan

Tak hanya pakaian, tas dan aksesoris, dia juga membeli produk makanan serta minuman. Di antaranya jahe merah yang dikemas dalam alumunium foil.

“Iya, Saya beli jahe merah tadi. Saya lihat ada produk ini di salah satu stand pameran”, jelas Lies.

Dia kepincut produk tersebut, betapa tidak jahe merah pada khususnya diyakini masyarakat bisa menangkal ancaman virus bersarang ke dalam tubuh. Bertepatan dengan serangan virus corona di Indonesia serta negara lain di dunia.

Read:  Polres Bantaeng Hadirkan Puang Makka Sejukkan Masyarakat Jelang Pilpres 2019

Harganya melonjak tinggi sejak awal pandemi COVID-19 diumumkan sekitar Maret 2020. Dari harga normal di kisaran 30 hingga 50 ribu Rupiah, naik di angka 100 ribu Rupiah untuk sekilonya.

“Katanya sih, bisa menangkal virus. Ya, Saya beli karena memang jahe punya banyak manfaat”, pungkasnya.

Jahe merah yang diseduh air hangat lalu diminum kata Lies, bisa meredakan batuk. Begitu pula jika ingin menurunkan kolesterol serta memperkuat imun karena mengandung vitamin C dan magnesium.

Read:  Perkuat Data Koleksi Museum Karaeng Pattingalloang, DisBudPar SulSel Gelar FGD Sehari

Untuk diketahui bahwa kegiatan pameran dan Fashion Show Sutera terselenggara berkat kerja sama Dekranasda SulSel dengan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (DisBudPar SulSel). Untuk fashion sendiri, diikuti 13 dari 24 Kabupaten/Kota yang ada di SulSel. (*)