Diisukan Positif Corona, Liestiaty F Nurdin Balas Santai: Itu Berita Hoax

Berita hoax Liestiaty F Nurdin.
Screenshot berita hoax terkait Liestiaty F Nurdin positif corona (14/07/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Berita kurang nyaman terdengar kembali di telinga Hj Liestiaty F Nurdin. Setelah sebelumnya sempat mendapat serangan digital, di mana akun Facebook yang dikelolanya digandakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hari ini, Selasa (14/07/20), Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel) itu diisukan positif COVID-19 (Corona Virus Desease 2019). Pesan berantai dengan cepat menyebar di sejumlah sosial media.

Hingga diterima dan dibacanya melalui WhatsApp. Sebagian bahkan terkesan mempercayai begitu saja.

Read:  Manfaatkan Flyer, Direktur Penggiat Anti Narkoba SulSel Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Karenanya, Isteri Gubernur SulSel itu angkat bicara. Meski ditanggapi dingin dan santai, baginya penting menyampaikan hal sebenarnya, mengingat dirinya salah seorang tokoh publik yang kerap tersorot.

“Jadi, ada pesan yang masuk dan Saya baca ya di WA (WhatsApp). Katanya sih, Saya ini positif, Ibu-ibu juga langsung percaya, itu berita hoax”, tutur Lies yang dikonfirmasi AMBAE.

Dia menegaskan jika dirinya dalam keadaan sehat dan fit. Dan juga sama sekali tidak terkonfirmasi positif penyakit yang diakibatkan virus SARS-CoV-2.

“Alhamdulillah, sehat ya. Saya, Bapak dan anak-anak itu hasil rapid testnya non reaktif, juga semua di Rujab (Rumah Jabatan Gubernur SulSel) dan di rumah (Kediaman pribadinya)”, tegas dia.

Tentu kata dia, penerapan protokol kesehatan selalu dikedepankan dalam beraktifitas di luar rumah maupun selama berada di dalam rumah. Betapa tidak, Rujab Gubernur SulSel yang didiami saat ini dikunjungi banyak orang.

“Isu yang begini tidak boleh ditanggapi seperti apa. Saya berharap, orang yang menghembuskan isu ini dan menyebarkannya bisa sadar ya, Saya juga do’akan mudah-mudahan sehat selalu”, ujarnya.

Kepada AMBAE, dirinya membagikan screenshot pesan dan percakapan via WhatsApp. Sementara itu, dia menghimbau masyarakat luas agar tidak memanfaatkan masa pandemi ini untuk membuat orang lain terganggu dengan menyebar hoax dan berita menyesatkan. (*)

Read:  Kader Posyandu Desa Balibo Bulukumba Kecewa Tiba-tiba Dicopot