Makanan Berlebih di Hari Ibu ke-91 Berkat 29 Nasi Tumpeng DWP Bantaeng

Persembahan nasi tumpeng pada peringatan Hari Ibu di Bantaeng.
Nasi tumpeng disajikan pada peringatan Hari Ibu di Bantaeng (19/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Dua organisasi wanita di Kabupaten Bantaeng berkolaborasi menggelar sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan Seminar yang bertema “Meningkatkan peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga di era milenial”.

Adalah Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Bantaeng dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bantaeng, keduanya memperingati Hari Ibu yang ke-91 tahun dan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-20 tahun di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Kamis (19/12/19).

Perayaan rutin itu terbilang lebih menarik dengan hadirnya puluhan nasi tumpeng. Sebanyak 43 paket dihidangkan di 14 meja berbeda untuk dinikmati para peserta seminar maupun tetamu utama yang hadir.

28 diantaranya merupakan persembahan DWP Unit Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng, ditambah 1 paket dari DWP Unit Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantaeng.

Selain itu, TP PKK Kabupaten Bantaeng juga menyumbangkan 10 paket nasi tumpeng. Lalu 1 paket dari Dekranasda Kabupaten Bantaeng dan 3 paket lagi persembahan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng.

“Luar biasa sajian nasi tumpengnya, modelnya mirip prasmanan. Kita disuruh memilih mana yang disuka karena lauknya beda-beda”, ujar seorang tamu yang minta tidak ditulis namanya.

Ketua PKK Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti mengatakan bahwa perayaan itu sebagai bentuk penghargaan serta apresiasi pada seluruh kaum perempuan khususnya Ibu. Atas perjuanganlah kata Sri dapat lahir anak bangsa yang kreatif.

“Hari ini kita hadir memperingati Hari Ibu ke-91 dan HUT DWP ke-20, semoga tetap menjaga semangat dan perjuangan kita untuk Bantaeng lebih baik ke depan”, jelasnya.

Lanjut disampaikan jika kaum Ibu dituntut untuk senantiasa menjaga ketahan keluarga. Apalagi di era milenial saat ini, beragam tantangan harus dihadapi dan butuh solusi agar anak-anak tidak terjerembab ke dalam lubang hitam penuh kesesatan.

“Posisi perempuan begitu penting untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik lagi, khususnya Bantaeng”, tutur Sri.

Menyinggung persembahan nasi tumpeng, pihaknya berharap konsumsi makanan instan dapat diminimalkan. Termasuk penggunaan plastik sekali pakai terus dikurangi untuk menjaga kelestarian bumi dan kelangsungan hidup manusia.

Read:  Manager AMBAE Bertabur Pujian DPPPA SulSel Saat Menghadiri BIMTEK KLA

Di gedung itu pula, seluruh yang hadir lebih awal telah ditekankan untuk membawa tumbler karena panitia tidak lagi menyiapkan minuman mineral seperti air gelas sekali pakai, namun menyediakan dispenser untuk mengisi ulang tumbler.

Sementara itu, Aktris Sinetron sekaligus Anggota DPR-RI Periode 2019-2024, Hj Okky Asokowaty mengakui jika antusias peserta yang mengikuti seminar begitu tinggi. Terlihat dari jumlahnya yang memadati gedung yang berlokasi di Jalan Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng mencapai ratusan orang.

“Saya melihat antusias perempuan di Bantaeng sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng sangat peduli dan perhatian”, ungkapnya.

Ditegaskan bahwa perempuan harus menyadari perlunya untuk berdaya. Dia mengutip pernyataan Almarhum Ibundanya “Anak itu adalah bagaimana Ibunya”. (*)

Read:  Dukung Pariwisata Butta Toa, Telkomsel Gencar Sosialisasikan KartuNA Tau Bantaeng