Kadis Kominfo Bantaeng: Jadilah Profesional Bermedsos

Kegiatan Rakornas Kemenkominfo.
SBY (kiri) bersama para Kadis Kominfo pada Rakornas Kemenkominfo di Jakarta (11/12/19).

AMBAE.co.id – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Urusan Informasi dan Komunikasi Publik Tingkat Kabupaten/Kota yang dilangsungkan di Jakarta, Rabu (11/12/19).

Dihadiri para Kepala Dinas Kominfo se-Indonesia, termasuk diantaranya Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng, Syahrul Bayan atau SBY. Kadis yang baru menjabat sekitar 6 bulan itu disematkan pin oleh Widodo Muktiyo selaku Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo.

Demikian halnya para Kadis Kominfo dari daerah lainnya. Widodo berharap agar Government Public Relations (GPR) Officer punya semangat sama dan cara berpikir baru ke depan.

“Tahun 2020 nanti, Ditjen IKP berharap dapat memperbanyak saluran komunikasi. Sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari informasi terkait program Pemerintah”, tuturnya.

Hal itu kata Widodo sejalan dengan Visi dan Misi Presiden-Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Disebutkan bahwa tidak hanya send, tetapi lebi ke arah deliver.

Read:  Breaking News: Lakalantas Dekat Kandang Ujung Pandang Bikin Macet Jalur Selatan Trans Sulawesi

Dimana kita harus mampu menunjukkan kemampuan dan kepekaan dalam upaya mengatasi serta menyikapi tantangan yang semakin berat dan kompleks terhadap komunikasi publik. Dengan begitu informasi Pemerintah dapat dengan mudah diakses dimana dan kapan saja.

Kemenkominfo dan Kominfo daerah dalam kesempatan itu sepakat bekerja dengan parameter milenial, bahwa untuk menyampaikan informasi berupa pesan-pesan terkait pembangunan kepada masyarakat, dapat memanfaatkan media sosial (medsos) yang ada.

“Kita sepakat bekerja dengan parameter milenial. Untuk itu dibutuhkan kecakapan kita bermedsos agar selalu gencar memberikan info-info kegiatan Pemerintah, tuturnya.

Dia mendorong jajaran Kominfo se-Indonesia untuk lebih aktif mengunggah hal-hal positif melalui medsos. Tujuannya tentu kata Widodo agar masyarakat lebih aware (sadar) menggunakan medsos hingga jaringan media Pemerintah.

Read:  Disbudpar-CNN-Vlogger Eksplore Puluhan Destinasi Wisata Torut ke Layar Kaca

Sementara itu, SBY kepada AMBAE menyampaikan target-target yang disiapkan pihaknya menyongsong tahun 2020 yang lagi-lagi semakin banyak tantangan menanti.

“Paling tidak kita menjadi agen informasi yang positif kepada masyarakat. Kita mengacu arahan Kemenkominfo oleh Pak Dirjen, jadilah Staf Kominfo, Humas yang profesional”, tegasnya.

Hal mendasar yang digambarkan SBY yakni bagaimana seorang aparat Pemerintah mulai dari tingkat Pimpinan hingga Staf dapat memaksimalkan semua media yang ada. Apalagi kata dia, medsos di era milenial ini begitu banyak dan sangat populer serta gratis. (*)