Dibatasi Waktu, Peserta LCCM Nasional 2020 Asal SulSel Terpaksa Bertanding Besok

Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat Nasional 2020.
Group 9 untuk Babak Penyisihan Lomba LCCM dari SulSel menanti perlombaan bersama NTT di hari kedua (07/10/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Peserta Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) SMP/MTs Tingkat Nasional 2020 asal Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel) harus rela tidak bertanding hingga akhir penyisihan hari pertama. Tepatnya Rabu (07/10/20) yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Pasalnya ada 9 group dalam pembagian kompetisi babak penyisihan. Sementara SulSel yang diwakili SMP Negeri 6 Makassar berada di group akhir.

Waktu yang cukup terbatas ikut memicu diperpanjangnya babak penyisihan menjadi dua hari hingga Kamis besok. Untuk memperlancar kompetisi itu sendiri, peserta asal SulSel mendapat fasilitas dari Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (DisBudPar) Provinsi SulSel dengan menempatkannya di ruang SSTIC (South Sulawesi Tourism Information Center).

“Jadi lombanya berlanjut besok, masih dengan babak penyisihan untuk 3 group. Hari ini diselesaikan group 1 sampai 6 saja karena waktu terbatas”, ungkap Purnawati selaku Kepala Seksi Museum dan Cagar Budaya, DisBudPar SulSel.

Memang kata dia, dengan daring durasi lomba sedikit alot dibanding secara luring khususnya sebelum Pandemi COVID-19 melanda hampir seluruh dunia. Meski begitu, pihaknya akan tetap menyiapkan fasilitas guna mendukung proses lomba, dengan harapan para pelajar tersebut mampu mengharumkan nama SulSel di kancah nasional.

“Kalau dulu itu, satu hari babak penyisihan langsung selesai. Hari kedua masuk semi final, untuk LCCM tahun 2020 ini finalnya tanggal 12 Oktober 2020”, tuturnya.

Senada itu, Guru IPS Kelas IX SMP Negeri 6 Makassar, Imron Rosjadi mengatakan bahwa tak sedikit pun semangatnya menurun, walau tidak jadi berlomba di hari pertama. Demikian halnya siswa dan siswi yang didampinginya.

“Ya, kami tetap semangat, hitung-hitung ada waktu lebih, tapi bukan juga bonus. Ini kan bukan kesengajaan panitia, harus dimaklumi dan ini bukan penundaan sebenarnya karena memang belum giliran kita berlomba”, paparnya.

Terkait peserta dari provinsi lain, Imron akui mereka adalah lawan tangguh. Namun sejatinya memberi motivasi agar bisa bersaing secara sehat, SulSel dijadwalkan akan berhadapan dengan Nusa Tenggara Timur.

Read:  DisBudPar SulSel Buktikan Dukungan Promosi Wisata Bulukumba

Berbeda dengan group 1 hingga 8 yang diisi masing-masing 3 peserta. Untuk group 9 hanya 2 peserta karena satu di antaranya menyatakan mengundurkan diri sebelum bertanding. (*)