Tiga Pegiat Literasi Hadiri Seminar Nasional Lokakarya Pandu Digital

Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital Indonesia dihadiri Pegiat Literasi Bantaeng.
Abdul Azis, Pegiat Literasi dari Bantaeng menerima badge dan sertifikat Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital Indonesia (31/10/19).

AMBAE.co.id – Jeneponto. Tiga Pegiat Literasi Kabupaten Bantaeng mengikuti Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara yang diselengarakan oleh Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) dibuka secara resmi Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, Kamis (31/10/19).

Dihadiri kurang lebih 150 peserta dari Relawan GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Kabupaten Jeneponto dan GenPI Kabupaten Bulukumba serta 3 orang Pegiat Literasi dari Kabupaten Bantaeng.

Read:  Pantau UNBK 2019, Wabup Bantaeng Lapor Mendikbud

Salah seorang Pegiat Literasi, Abdul Azis, S.IKom dari Kabupaten Bantaeng berharap dengan adanya Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital menjadi wadah dalam pengembangan kualitas pemuda untuk menciptakan konten positif di media sosial.

Kemajuan IPTEK dan dinamika global yang semakin maju, menuntut kita untuk menyikapinya dengan bijak. Olehnya itu, inovasi dan kreatifitas sangat diperlukan.

“Paling dekat mengeksplore wisata, tentunya daerah akan dikenal dan meningkatkan perekonomomian dalam sektor wisata di Kabupaten Bantaeng”, ujar Azis.

Diketahui Seminar Nasional dan Lokakarya Pandu Digital Siber Kreasi menghadirkan Narasumber kawakan, diantaranya dari Disbudpar SulSel, BaKTI, Siber Kreasi serta Content Creator dan Pengelola e-Commerce.

Read:  Liestiaty F Nurdin Satu Meja Para Ketua Organisasi Perempuan Bahas Penanganan COVID-19

Kegiatan itu berlangsung hingga sore dengan membagi ke dalam 2 agenda utama yakni Seminar yang mengarah pada Literasi Digital.

Berlanjut Lokakarya, dimana peserta disuguhi wejangan terkait cara, metode hingga teknik pembuatan konten dari para Narasumber berkelas di bidangnya. (*)