
Ditambah keikut sertaan pengelola perpustakaan rumah ibadah. Termasuk pengelola komunitas baca baik instansi terkait maupun perseorangan.
“Komunitas baca terdiri dari komunitas baca yang dinaungi instansi seperti teman-teman dari komunitas baca PKK baik kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan. Ada juga komunitas baca perseorangan”, urai dia.
Perpustakaan EXPO itu sedianya dihelat selama 3 hari (24-26 September 2019). Tak hanya memamerkan pustaka berupa buku, juga dilaksanakan berbagai lomba.
Diketahui Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin tidak berkesempatan hadir di acara itu. Dia diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bantaeng, H Syamsul Suli yang membacakan sambutan tertulisnya sekaligus membuka acara.
Bupati sedang mengikuti Lemhanas selama 2 bulan terhitung mulai hari ini. Seorang pengunjung EXPO yang ditemui AMBAE mengatakan keprihatinannya dengan tidak hadirnya 1 kecamatan di event itu.
“Perlu dipertanyakan itu pak, apalagi tadi tidak disebutkan alasan ketidak hadiran Kecamatan Sinoa, tetapi dilaporkan yang nadanya kecewa”, ujarnya yang minta tidak disebutkan identitasnya.
Lanjut dituturkan, semoga bukan karena ketidak hadiran Bupati yang membawanya untuk tidak hadir pula. Kedepan pengunjung ini berharap agar ada penekanan karena dinilainya komunitas baca perseorangan justru kebih aktif. (*)










