Apel Siaga Karang Taruna Bantaeng, Sekda: Apa Sih Inovasinya?

Gelaran Apel Siaga Harlah 59 Karang Taruna Bantaeng.
Sekda Bantaeng jadi Irup Apel Siaga Harlah ke-59 Karang Taruna (22/09/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Sekitar pukul 16:04 Wita pada Minggu sore (22/09/19), Apel Siaga digelar Karang Taruna Kabupaten Bantaeng di Halaman Kantor Bupati Bantaeng dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Karang Taruna ke-59.

Diikuti ratusan Anggota dan Pengurus mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan. Apel ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab yang mewakili Bupati Bantaeng sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Read:  Hadirkan Hotel Representatif, Gubernur SulSel Minta Segera Kapling 18 Hektar

Dalam amanatnya, Sekda Bantaeng menghimbau agar Karang Taruna menjadi garda terdepan dalam penyelesaian persoalan dasar terkait sosial di lini paling bawah daerah ini. Karang Taruna diketahui memiliki keanggotaan menyeluruh di 67 desa/kelurahan yang tersebar di 8 kecamatan yang ada di Bantaeng.

“Karang Taruna harusnya organisasi yang paling banyak melakukan aksi sosial di tiap desa dan kelurahan. Alhamdulillah Bantaeng hari ini, geliat pemudanya sudah mulai menunjukkan kekuatannya”, ujarnya.

Untuk itu pimpinan tertinggi pemerintahan Bantaeng itu berharap Karang Taruna kedepan lebih menonjol dibanding geliat Pemerintah Desa. Gerakan dan prakarsa paling cepat yang diyakininya adalah para pemuda dan pemudi.

“Kita tidak boleh dikalah generasi terdahulu. Apa sih inovasinya Karang Taruna yang dilakukan di Bantaeng?” tegas Wahab.

Apel siaga itu dirangkaikan pelepasan kontingen Karang Taruna yang akan mengikuti Study Karya Bhakti Karang Taruna (SKBKT) di Kabupaten Pinrang tanggal 25-29 September 2019.

Read:  DinSos SulSel Relokasi Warga Dari Kolong Jembatan CPI

Tampak hadir mengikuti apel diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng yang juga adalah Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantaeng, Ahmad Yani. (*)