
Misalnya money politic kata Yusdanar, dia meyakini jika masyarakat tidak pernah diberi pemahaman pendidikan politik. Dampaknya sangat minim orang yang mau menjadi saksi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh dalam pemaparannya menyadari jika pendidikan politik di Bantaeng masih sangat rendah dan belum menyentuh masyarakat.
“Ada hal positif di Orde Baru, ketika kampanye, Parpol menyampaikan visi, misi dan program Parpol. Yang terjadi kemarin malah Caleg mengkampanyekan dirinya berbeda dari program Parpolnya”, ujarnya.
Sistem proporsional yang terbuka besar menjadi salah satu penyebanya. Siapapun menurut Saleh, berkesempatan masuk menjadi Caleg (Calon Legislatif) bahkan Parpol yang mencarinya.
Sementara itu Ansar Tuba, salah seorang Komisioner KPU Bantaeng mengapresiasi setiap masukan. Dirinya meyakinkan bahwa semua itu akan dilaporkan ke atas untuk perbaikan di masa mendatang sekaligus sebagai bahan masukan untuk Pilkada dan Pemilu berikutnya. (*)










