
Berbicara di hadapan Tim 11 yang menjadi perumus revisi RPJMDes di Aula Kantor Desa Bonto Jai, dia menegaskan bahwa data yang lengkap akan menjadi dasar dalam menentukan IPM (Indeks Pembangunan Manusia).
Sementara untuk IPM sendiri, penentuannya tidak berangkat dari anak. Namun sudah bergulir sejak seribu hari sebelum anak itu lahir.
“Perkuat data untuk kita jadikan acuan revisi RPJMDes. Ingat, responsif gender itu bukan saja perempuan tapi prioritas menyesuikan kebutuhan dari program dan kegiatan yang direncanakan”, ujar dia.
Seperti untuk program peningkatan kesehatan Ibu hamil misalnya kata Rohani, prioritas untuk perempuannya berupa pemberian asupan gizi dan sebagainya.
Sedang bagi laki-lakinya (Suami) adalah bagaimana menjadikannya sebagai Suami Siaga. Kesesuaian itu dia pastikan masuk kategori responsif gender.
